Senin, 30 Mei 2022

Mendownload Buku/Ebook Asli Tanpa Izin = MENCURI!

Dulu saya pernah download ebook dari berbagai penulis dunia sampai sekitar 300an ebook, dapat info webnya dari teman.

Lalu setelah belajar lagi saya sadar bahwa ini NGGAK HALAL dan menzalimi si penulis yang sudah habis habisan melakukan riset dan menuliskannya.

Lalu saya menghapus semuanya..

Yes, SAYA MENGHAPUS SEMUANYA..

Untung saja saya nyaris nggak membacanya, saking banyaknya..

Nggak gampang menulis buku dan lebih nggak gampang lagi menulis buku yang dibutuhkan banyak orang. Anda harus mencobanya sendiri baru bisa ngerti..

Kalau menulis artikel saja anda belum sanggup maka menulis buku butuh perjuangan yang lebih gila lagi..

'Halah, ini kan ilmu, harus ikhlas dong biar dapet banyak pahala'

Anehnya, bisa jadi orang yang bilang ini belum menulis satu buku (dan sepertinya nyaris tidak ada) atau bahkan mungkin 1 artikel bermanfaat pun.

Sebab kalau ia melakukannya, nyaris pasti ia tidak akan mengatakan hal yang begitu, karena paham betul betapa luar biasa capek dan butuh waktu yang panjang serta melawan kebosanan yang dahsyat saat serta biaya yang besar untuk menciptakan sebuah karya..

Sekali lagi, kalau anda bahkan belum bisa menulis sebuah artikel (apalagi buku) mending jangan bicara keikhlasan, it's not your level :)

'Gapapalah, anggep aja amal jariyah'

Ok anggap saja begitu, tapi apakah bisa dianggap amal jariyah jika tanpa izin yang menulis?

Apa bisa bersedekah dengan hal yang haram?

Apakah beramal jariyah itu berarti = GRATIS TOTAL?

Bagaimana dengan para guru sekolah dan dosen? kenapa mereka masih dibayar? harusnya kan ikhlas ikhlas saja toh? apakah jadi dosa dan hilang pahala mereka mereka kalau dibayar gitu?

Apakah mereka sudah tahu bahwa mendownload ebook berbayar itu sama dengan mencuri?

Mendownload ebook sembarangan ini sama saja dengan mencuri atau mengambil buku cetak berbayar di toko buku diam diam.

Itu NGUTIL namanya..

Menyadari hal ini, apalagi sudah merasakan sendiri ebook dan video course saya dibajak habis habisan dan bahkan dijual tanpa izin, saya hingga saat ini menghindari yang bajakan..

Saya mengecek buku atau ebook yang pernah saya baca dan langsung membeli ebooknya secara resmi di Google Playbook..

Yah begitulah usaha saya biar halal, kalau nggak ntar bisa urusan di akhirat sana, soalnya pada faktanya, suatu saat saya pasti akan mati dan ruh saya bertanggung jawab atas semuanya..

Jadi dengan alasan apapun, sebaiknya jangan membajak ya, kalau mau ilmu, banyak kok yang free di berbagai sosmed yang resmi tapi saran saya sebaiknya menghargai ilmu atau jangan mental gratisan..

Ilmu biasanya sulit atau tidak menjadi barokah atau mengubah hidup jika tidak dilambari dengan perjuangan atau pengorbanan yang salah satunya adalah siap untuk membayar harganya..

Makanya rata rata atau nyaris semua orang paling sukses yang saya tahu itu beneran nggak pelit sama belajar ilmu bahkan hingga keluar negeri dan keluar sampai 200 an juta atau 1 Milyar sekali belajar..

Kenapa menulis beginian?

Ya biar menghargai para penulis dan para profesional sewajarnya..

Masak pencurian yang JELAS JELAS HARAM dibiarin?

Gimana orang bisa tahu standard benar dan salah kalau dibiarin begitu?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar