Sudahlah.
Tak usah kau menjelek jelekkan Agama atas dasar Logika versimu. Mungkin kau saja yang belum mendalami agamamu dan langsung percaya begitu saja pada orang yang suka menjelek jelekkan agama.
Traumamu pada sebagian kecil Ulama atau Tokoh Agama yang bermaksiat jangan kau jadikan penutup mata pada orang orang baik yang masih mengamalkan ajaran Agama dengan taat dan suka menolong.
Mungkin kau lupa bahwa dahulu Belanda mengalahkan kita dengan cara memecah belah seperti ini. Tanpa kau sadari kau sudah masuk dalam perangkap perpecahan itu dan malah merasa bangga karena ikut dalam adu domba itu.
Belajar lagilah tentang agama yang lebih dalam. Jangan mudah percaya pada yang bukan ahlinya. Apa kau mau belajar dan memahami Agama pada yang tahu hanya ini dan itu tanpa memahami akarnya?
Dulukanlah persatuan dan tahan dulu pemahaman 'keren' versimu itu jika dengan menyebarkannya akan merusak persatuan. Diskusilah dengan yang terbaik, jangan yang ilmunya masih tanggung. Sebab setiap manusia akan bertanggung jawab atas dirinya sendiri.
Gurumu takkan bisa bertanggung jawab atas pilihanmu mengikutinya. Yang kau ikuti Dengan berpikir dan ilmu atau tidak sama sekali
Tak usah kau menjelek jelekkan Agama atas dasar Logika versimu. Mungkin kau saja yang belum mendalami agamamu dan langsung percaya begitu saja pada orang yang suka menjelek jelekkan agama.
Traumamu pada sebagian kecil Ulama atau Tokoh Agama yang bermaksiat jangan kau jadikan penutup mata pada orang orang baik yang masih mengamalkan ajaran Agama dengan taat dan suka menolong.
Mungkin kau lupa bahwa dahulu Belanda mengalahkan kita dengan cara memecah belah seperti ini. Tanpa kau sadari kau sudah masuk dalam perangkap perpecahan itu dan malah merasa bangga karena ikut dalam adu domba itu.
Belajar lagilah tentang agama yang lebih dalam. Jangan mudah percaya pada yang bukan ahlinya. Apa kau mau belajar dan memahami Agama pada yang tahu hanya ini dan itu tanpa memahami akarnya?
Dulukanlah persatuan dan tahan dulu pemahaman 'keren' versimu itu jika dengan menyebarkannya akan merusak persatuan. Diskusilah dengan yang terbaik, jangan yang ilmunya masih tanggung. Sebab setiap manusia akan bertanggung jawab atas dirinya sendiri.
Gurumu takkan bisa bertanggung jawab atas pilihanmu mengikutinya. Yang kau ikuti Dengan berpikir dan ilmu atau tidak sama sekali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar