'Kau boleh lupa makan siang, tapi jangan pernah lupa MEMBACA'
(Jim Rohn, Gurunya Anthony Robbins, Success Coach No 1 Dunia)Pada 2007 silam karena keinginan untuk mengubah kondisi lingkungan dan suatu kejadian yang membuat saya merasa bertanggung jawab, saya bersama beberapa rekan berinisiatif untuk membuat semacam gerakan untuk lebih menyadarkan remaja disekitar kami waktu itu dengan mengadakan Gerakan Bedah Buku.
Idenya adalah saya membaca dan mempelajari beberapa buku yang menurut saya bagus dan penuh manfaat lalu menyampaikan ide ini ke banyak remaja remaja yang ada disekitar saya di Medan. Ini karena Bedah Buku biasanya hanya ada dikampus kampus saja, maka saya berinisiatif untuk membawa salah satu gaya pembelajaran ala Kuliahan ke masyarakat awam.
Saya sebenarnya hanya iseng saja saat menawarkan ide itu pada rekan pada Ramadhan 6 tahunan silam dan ternyata direspon dengan sangat baik. Rekan saya yang biasa dipanggil Dayat langsung bereaksi positif dan mengajak rekan yang lain untuk mendukung.
Ide lainnya adalah karena ini hanya membedah buku, maka saya hanya membaca, memahami dan kalau memang bisa langsung mengamalkan. Kalau belum saya amalkan isi bukunya maka saya memberi tahu mereka dan mengajak mereka sama sama untuk mengamalkan ide dari sebuah buku.
Cara ini sangat mudah, praktis dan tidak membutuhkan banyak energi. Hanya mengumpulkan remaja dalam sebuah pertemuan lalu presentasi sebuah buku dan mengadakan tanya jawab. Juga bernilai silaturahim yang bonusnya juga menambah ketrampilan dalam berbicara didepan umum.
Mengapa Bedah Buku?
Ya, saya berpikir dan merasakan bahwa hidup saya banyak sekali berubah jadi lebih baik, keren dan berkualitas karena banyak membaca buku tulisan para Master level Dunia. Lagipula, ide untuk mengajak orang untuk suka membaca adalah teknik untuk membantu perubahan jadi lebih mudah.
Kalau orang sudah suka membaca maka kita tak perlu terlalu panjang lebar lagi menjelaskan secara langsung. Cukup beri tahu beberapa referensi terkait dan ia akan memahami dengan sendirinya lewat membaca buku buku yang disarankan.
Saya sudah membaca dan melakukan penelitian pribadi tentang banyak hal terkait dengan orang orang yang paling sukses di segala bidang di Indonesia dan Dunia serta menemukan bahwa nyaris semuanya, adalah orang orang dengan kegilaan atau hobi membaca diatas rata rata manusia.
Entah dia artis, manajer, politisi, terapis, trainer, pebisnis besar dan lainnya, nyaris seluruh dari mereka adalah pembelajar yang super gila dan sangat suka membaca.
Jadi, dengan didasari ide awal ini, saya memulai Bedah Buku dengan membawakan Buku Spiritual Reading tulisan Raghib As Sirjani, seorang Dokter Spesialis Bedah Ginjal yang juga seorang Penghafal Al Qur'an asal Mesir beserta seorang Imam yang saya belum ingat namanya.
Saya ingat waktu itu saya membawakan materi di Mushola Al Ikhwan dikampung sebelah. Saya berlatih berkali kali sebelumnya dirumah untuk membawakan materi ini pertama kalinya. Maklum, itu pertama kalinya saya memberikan materi dengan panjang. Sebelumnya saya hanya MC dari acara acara Mesjid atau presentasi dikampus.
Ternyata responnya bagus. Dan ini membuat saya semakin bersemangat. Hingga singkat cerita bedah bukunya merambah kesekolah sekolah dan bahkan hingga kekota hingga pada 2011.
Karena suatu hal dan saya memang ingin Fokus pada hal yang lebih Prioritas, maka saya menghentikan kegiatan Bedah Buku. Tetapi ide untuk menyebarkan manfaat membaca tidak pernah padam hingga saat ini.
Tapi banyak orang yang kurang suka membaca karena KO duluan melihat tebalnya buku buku.
Tentang ini ada solusinya. Saya sudah ikutan yang ini http://30harimembaca.com/dap/a/?a=258 dan isi bukunya sudah diringkas sedemikian rupa hingga inti dari sebuah buku tebal sekalipun sudah bisa 'dihajar' hanya dalam rata rata 7 halaman saja. Dan hanya 20 menitan selesai dibaca.
Membacanya jadi lebih mudah dan tentu lebih mudah untuk beraksi mengamalkan apa yang ada didalamnya. Buku buku yang ditawarkan pun levelnya sudah Internasional, jadi kualitasnya sudah teruji.
Yang paling menarik dari ini adalah 5 Persen dari yang diinvestasikan untuk ini akan digunakan untuk membuat perpustakaan bagi anak anak prasejahtera yang membutuhkan bantuan buku buku untuk meningkatkan taraf hidup mereka lewat ilmu pengetahuan.
So, ini juga Sedekah Jariyah yang akan menjadi Investasi yang bagus setelah kita tak ada lagi didunia. Disamping kualitas buku buku yang ditawarkan memang sudah keren adanya.
Saya sendiri masih suka membaca buku dalam bentuk aslinya. Namun dengan adanya Android yang juga bisa membaca PDF, saya merasa sangat terbantu karena tak perlu lagi banyak membawa buku buku kemana mana. Cukup membuka HP dan aliran pengetahuan akan masuk dan rasanya memang sangat Nikmat.
Dengan adanya ringkasan buku diatas, maka belajar apapun jadi terasa lebih mudah dan cepat. Sangat hemat umur, biaya dan energi kan?
Ah, membaca itu memang selalu mengasikkan. Hobi sejak kecil ini telah membawa saya selamat dari banyak pikiran negatif dan membawa banyak pemahaman yang membuat diri jadi semakin bersyukur. Karena ilmu semakin dipelajari semakin lezat dan nikmat.
'Tidak semua Pembaca itu jadi Pemimpin tapi semua Pemimpin itu adalah Pembaca' (Harry S Truman)
Semoga Berkah dan Keberlimpahan semakin tercurah pada semua yang membaca ini atau men Sharenya dan pada tahun depan, seluruh teman FB saya dikaruniai Kesuksesan Luar Biasa dalam semua bidang kehidupannya secara Harmonis dan sesuai kehendakNya.
Aamiin...
Selamat Membaca. Karena Membaca (dengan Niat karenaNya) itu juga Ibadah.
Selamat Mengawali Tahun dengan Penuh Bahagia :)
(Jim Rohn, Gurunya Anthony Robbins, Success Coach No 1 Dunia)Pada 2007 silam karena keinginan untuk mengubah kondisi lingkungan dan suatu kejadian yang membuat saya merasa bertanggung jawab, saya bersama beberapa rekan berinisiatif untuk membuat semacam gerakan untuk lebih menyadarkan remaja disekitar kami waktu itu dengan mengadakan Gerakan Bedah Buku.
Idenya adalah saya membaca dan mempelajari beberapa buku yang menurut saya bagus dan penuh manfaat lalu menyampaikan ide ini ke banyak remaja remaja yang ada disekitar saya di Medan. Ini karena Bedah Buku biasanya hanya ada dikampus kampus saja, maka saya berinisiatif untuk membawa salah satu gaya pembelajaran ala Kuliahan ke masyarakat awam.
Saya sebenarnya hanya iseng saja saat menawarkan ide itu pada rekan pada Ramadhan 6 tahunan silam dan ternyata direspon dengan sangat baik. Rekan saya yang biasa dipanggil Dayat langsung bereaksi positif dan mengajak rekan yang lain untuk mendukung.
Ide lainnya adalah karena ini hanya membedah buku, maka saya hanya membaca, memahami dan kalau memang bisa langsung mengamalkan. Kalau belum saya amalkan isi bukunya maka saya memberi tahu mereka dan mengajak mereka sama sama untuk mengamalkan ide dari sebuah buku.
Cara ini sangat mudah, praktis dan tidak membutuhkan banyak energi. Hanya mengumpulkan remaja dalam sebuah pertemuan lalu presentasi sebuah buku dan mengadakan tanya jawab. Juga bernilai silaturahim yang bonusnya juga menambah ketrampilan dalam berbicara didepan umum.
Mengapa Bedah Buku?
Ya, saya berpikir dan merasakan bahwa hidup saya banyak sekali berubah jadi lebih baik, keren dan berkualitas karena banyak membaca buku tulisan para Master level Dunia. Lagipula, ide untuk mengajak orang untuk suka membaca adalah teknik untuk membantu perubahan jadi lebih mudah.
Kalau orang sudah suka membaca maka kita tak perlu terlalu panjang lebar lagi menjelaskan secara langsung. Cukup beri tahu beberapa referensi terkait dan ia akan memahami dengan sendirinya lewat membaca buku buku yang disarankan.
Saya sudah membaca dan melakukan penelitian pribadi tentang banyak hal terkait dengan orang orang yang paling sukses di segala bidang di Indonesia dan Dunia serta menemukan bahwa nyaris semuanya, adalah orang orang dengan kegilaan atau hobi membaca diatas rata rata manusia.
Entah dia artis, manajer, politisi, terapis, trainer, pebisnis besar dan lainnya, nyaris seluruh dari mereka adalah pembelajar yang super gila dan sangat suka membaca.
Jadi, dengan didasari ide awal ini, saya memulai Bedah Buku dengan membawakan Buku Spiritual Reading tulisan Raghib As Sirjani, seorang Dokter Spesialis Bedah Ginjal yang juga seorang Penghafal Al Qur'an asal Mesir beserta seorang Imam yang saya belum ingat namanya.
Saya ingat waktu itu saya membawakan materi di Mushola Al Ikhwan dikampung sebelah. Saya berlatih berkali kali sebelumnya dirumah untuk membawakan materi ini pertama kalinya. Maklum, itu pertama kalinya saya memberikan materi dengan panjang. Sebelumnya saya hanya MC dari acara acara Mesjid atau presentasi dikampus.
Ternyata responnya bagus. Dan ini membuat saya semakin bersemangat. Hingga singkat cerita bedah bukunya merambah kesekolah sekolah dan bahkan hingga kekota hingga pada 2011.
Karena suatu hal dan saya memang ingin Fokus pada hal yang lebih Prioritas, maka saya menghentikan kegiatan Bedah Buku. Tetapi ide untuk menyebarkan manfaat membaca tidak pernah padam hingga saat ini.
Tapi banyak orang yang kurang suka membaca karena KO duluan melihat tebalnya buku buku.
Tentang ini ada solusinya. Saya sudah ikutan yang ini http://30harimembaca.com/dap/a/?a=258 dan isi bukunya sudah diringkas sedemikian rupa hingga inti dari sebuah buku tebal sekalipun sudah bisa 'dihajar' hanya dalam rata rata 7 halaman saja. Dan hanya 20 menitan selesai dibaca.
Membacanya jadi lebih mudah dan tentu lebih mudah untuk beraksi mengamalkan apa yang ada didalamnya. Buku buku yang ditawarkan pun levelnya sudah Internasional, jadi kualitasnya sudah teruji.
Yang paling menarik dari ini adalah 5 Persen dari yang diinvestasikan untuk ini akan digunakan untuk membuat perpustakaan bagi anak anak prasejahtera yang membutuhkan bantuan buku buku untuk meningkatkan taraf hidup mereka lewat ilmu pengetahuan.
So, ini juga Sedekah Jariyah yang akan menjadi Investasi yang bagus setelah kita tak ada lagi didunia. Disamping kualitas buku buku yang ditawarkan memang sudah keren adanya.
Saya sendiri masih suka membaca buku dalam bentuk aslinya. Namun dengan adanya Android yang juga bisa membaca PDF, saya merasa sangat terbantu karena tak perlu lagi banyak membawa buku buku kemana mana. Cukup membuka HP dan aliran pengetahuan akan masuk dan rasanya memang sangat Nikmat.
Dengan adanya ringkasan buku diatas, maka belajar apapun jadi terasa lebih mudah dan cepat. Sangat hemat umur, biaya dan energi kan?
Ah, membaca itu memang selalu mengasikkan. Hobi sejak kecil ini telah membawa saya selamat dari banyak pikiran negatif dan membawa banyak pemahaman yang membuat diri jadi semakin bersyukur. Karena ilmu semakin dipelajari semakin lezat dan nikmat.
'Tidak semua Pembaca itu jadi Pemimpin tapi semua Pemimpin itu adalah Pembaca' (Harry S Truman)
Semoga Berkah dan Keberlimpahan semakin tercurah pada semua yang membaca ini atau men Sharenya dan pada tahun depan, seluruh teman FB saya dikaruniai Kesuksesan Luar Biasa dalam semua bidang kehidupannya secara Harmonis dan sesuai kehendakNya.
Aamiin...
Selamat Membaca. Karena Membaca (dengan Niat karenaNya) itu juga Ibadah.
Selamat Mengawali Tahun dengan Penuh Bahagia :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar