Sabtu, 12 September 2020

Mengapa UANG Begitu Penting?

Urusan duit ini sebaiknya jangan dianggap remeh. 

36 tahunan menjalani kehidupan, saya sudah banyak banget membaca, melihat dan bahkan mengalami sendiri kepedihan, perasaan menyesal yang dalam dan kehancuran, gara gara hal yang banyak orang denial atau kabur kalau diajak ngobrol masalah ini..

Ya sampe jadi bertengkar dengan sodara sendiri,
Open Bo, menjadi penjilat, rela dihina, korupsi atau bahkan menggadaikan akidah atau bahkan pembunuhan pun rela dilakukan demi uang.

Anda mungkin punya pengalaman pribadi atau mungkin juga kenalan anda pernah anda saksikan begitu..

Padahal sebenarnya urusan uang ini lebih banyak berurusan dengan mindset atau program yang tertanam di bawah sadar. 

Tapi kalau nggak atau belum belajar ilmunya, ya Allah, parah betul lah rasanya..

Orang memang bisa jadi iblis kalau urusan uang ini belum beres..

Minimal, cuman bisa mengkhayal saja atau pura pura 'ikhlas' dan 'qonaah' padahal memang lagi kekurangan atau yang lucu, uangnya banyak tapi selalu habis :D

Sering melihat kejadian begini? :D

Urusan duit atau rezeki, itu gabungan antara 2 hal ini yaitu:

1. Mindset atau cara berpikir atau doktrin keuangan yang dipercaya.

2. Teknis atau cara atau strategi. Yaitu cara atau wasilah atau jualannya mendapatkan rezeki, yang banyak dipahami orang sebagai uang.

Nah kebanyakan orang itu lebih fokus pada teknisnya. Padahal yang maha maha penting itu justru mindsetnya. 

Saya sampe capek mengetahui dan udah dengar selama BERTAHUN TAHUN bahwa banyaaak banget yang udah tahunan belajar teknis ini itu, bagaimana supaya jago jualan, bagaimana supaya jadi kaya raya tapi anehnya orang selama mungkin 5 - 10 tahunan hidupnya masih begitu begitu saja :D

Pernah tau atau ada kenalan atau teman yang begini?

Kalau cara mikirnya belum beres, maka urusan keuangan akan tetap stuck atau bahkan mundur. Mindset ini yang membedakan antara orang biasa, kelas menengah dan kaum the have soalnya..

Dan mindset ini lahir dari program, yang sengaja atau nggak, ditanam atau tertanam ke bawah sadar, yang jadi penyebab kenapa orang orang, bahkan udah dapat peluang bagus pun, seperti auto menolak, karena ada suara suara doktrin atau program yang bikin tubuh mereka ga nyaman, tangan keringetan yang ujungnya berakhir pada 'menolak rezeki' untuk datang..

Apa yang tertanam di bawah sadar, itu sangat sangaaat mempengaruhi kondisi keuangan orang, entah itu orang sadar atau belum sadar..

Pernah merasakan hal yang sama?

Tentang duit ini lebih banyak sebenarnya ke hambatan mental atau biasa disebut mental block. 

Dan menurut pengalaman saya, setelah bikin 8 batch TPR dan banyak diskusi dengan peserta, diantara blocking yang paliiiiiiiiing kuat dan paliiiiiing ganas banget yang bikin orang jadi bahkan secara bawah sadar 'bangga' dengan kemiskinannya adalah karena salah paham terhadap ajaran agama..

Salah paham terhadap konsep zuhud, qona'ah, bersyukur dan sejenisnya..

Ya itu karena belajar agamanya ga holistik sih hahaha :D

Kalau holistik insya Allah ga bakal begitu..

Menangani kasus begini, memang harus pake dalil agama lagi, ga bisa pake logika materialisme biasa wkkkkkkk

Mau berobat saja susah kalau nggak punya duit..

Dulu pas saya masih aktif sebagai Street Healer, saya pernah menemukan pasien yang nggak punya uang untuk ngobatin kakinya yang sulit berjalan..

Bukannya nggak peduli sama kesehatan, ya memang duitnya nggak ada saja :)

Karena saya dulu juga duit cekak, saya jadi ga bisa bantu apa apa dan disitu saya menyadari bahwa kemiskinan, adalah penyakit terbesar yang efeknya menular kemana mana dan efeknya sangat brutal..

Serba salah memang kalau nggak punya duit ini, apalagi kalau anda berurusan sama sodara anda yang lebih kaya dan sombong, aduh makin gawat dah :D

Entah berapa kali saya mendengar cerita kalau keluarga yang miskin sering disuruh suruh dan dibully sama sodaranya yang lebih kaya, sombong dan nyinyir..

Udah sering dibantuin eh tetap saja dinyinyirin, udah gitu pelit lagi wkkkkkkk

Lumayan lah kalau udah dibantuin, dinyinyirin tapi dikasi duit yang jumlahnya layak untuk bantuan yang diberikan, lah ini nggak.

Madefake memang! :v 

Saya pernah berada dalam posisi yang mirip mirip begini, walaupun ga separah yang diatas and it's sucks :v 

#pengalaman

#Pengamatan #Pengalaman

#TheDuitThings

Tidak ada komentar:

Posting Komentar