Sabtu, 12 September 2020

Kenapa Punya Cukup atau Banyak Uang Itu Maha Penting?

Seorang sahabat saya pernah bersembunyi di seingat saya kebun tebu. Ditangannya ada senjata tajam dan ia berniat untuk merampok siapapun yang mau lewat.

Mau sampe ngebunuh orang pun waktu itu dia udah ga peduli lagi. Udah benar benar gelap mata! 

Aslinya ia orang yang baik dan sangat ramah pada siapa saja. Tapi waktu itu ia sangat kekurangan uang, sampai jadi gelap mata.

Alhamdulillaah untung saja dia tiba tiba sadar dan stop..

Pernah juga suatu malam saya berkunjung dan saya melihat kondisinya dengan istri dan anaknya. Ekspresi mereka seperti sedang menahan sesuatu.

Entah apa yang kami obrolkan tapi seingat saya, dia waktu itu benar benar tidak punya uang. Saya waktu itu punya uang seingat saya 100 ribu.

Ini kejadiannya mungkin sekitar tahun 2010 kebawah, dimana penghasilan saya pun nggak jelas juga hahaha :D

Uang 100 ribu itu saya berikan pada sahabat saya. Saya tak ingat apakah uang itu adalah satu satunya yang saya miliki saat atau masih ada sisa sekian ribu perak di dompet saya.

Tapi waktu itu saya ingat betul kalau saya ngomong sama diri sendiri kira kira begini:

'Gapapa lah. Kalau aku ga punya uang, aku masih bisa makan sama orang tua. Tapi kalau sahabat saya ini nggak punya uang sama sekali, padahal udah punya anak istri dan punya banyak masalah, tentu dia lebih membutuhkan'

Sahabat saya merasa amat sangat berterima kasih, tapi saya merasa itu cuman hal biasa yang dilakukan seorang manusia pada manusia lainnya.

Lalu seingat saya, kami berdua membeli nasi padang yang saya serahkan pada mereka. 

Hingga akhirnya saya tau, pada larut malam itu, ternyata mereka semua belum pada makan..

Alhamdulillaah, untung saja saya segera bertindak..

Saya tau betul, walaupun sobat saya ini agak lain jalannya dengan saya, tapi dia tidak akan pernah berbuat gila..

Tapi ya itu tadi, kekurangan uang dan kesempitan hidup, bisa bikin sahabat saya dulu itu nyaris siap untuk ngebunuh orang, demi makan keluarganya..

Uang itu nggak penting?

Well, think again..

Ingat baik baik kisah nyata sahabat saya ini ya :)

Nggak perlu sampe kejadian begini kan baru beneran paham? 


#terapipenarikrezeki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar