Jumat, 31 Juli 2020

'Buat Apa Belajar Ilmu Beladiri?'

'Buat apa belajar ilmu beladiri?'

Buat saya sih kalau gerakan dan teknik ini itu sebenarnya ya itu itu saja. Yang paling maha penting sebenarnya adalah filsafat atau mindset dari para Grand Master.

Ujung atau inti dari beladiri itu bukan untuk membunuh atau menyakiti orang lain, melainkan menjadi lebih memahami diri sendiri dan mencapai kesuksesan lahir batin.

Relax dan tenang dalam segala situasi yang menekan. Karena kalau tidak tenang, maka gerakan akan kacau dan kecepatan akan terhambat.

Sulit melihat serangan ketika kondisi tubuh dan pikiran dalam keadaan terlalu emosional, entah terlalu takut atau terlalu marah.

Begitupun dalam kehidupan. Sulit untuk melihat masalah secara jernih jika pikiran dan perasaan tidak tenang.

Jika pikiran dan perasaan tenang, maka solusinya akan mudah muncul, karena ketenangan yang dalam, menghadirkan data atau informasi dari bawah sadar yang lebih banyak daripada saat emosi menguasai diri.

Pikiran bisa melihat lebih luas dari segala sudut, lebih memahami masalah dan tau akarnya, serta menyusun cara untuk mengatasi masalah dengan tepat dan akurasi yang tinggi.

Seperti dalam pertarungan, pikiran dan tubuh yang tenang, akan mampu melihat 'celah' dan 'kelemahan' lawan, entah itu karena habit atau gerakan berulang yang menciptakan celah, atau melihat sisi lemah dari kuda kuda yang kurang kokoh.

Sehingga, dengan mudah, praktisi yang tenang dan relax tadi, mampu memberikan serangan balik dan menjatuhkan lawannya serta menghajarnya berkali kali.

Begitupun dalam kehidupan, saat seseorang masuk dalam kondisi betul betul tenang dan relax, ia akan mudah melihat 'kelemahan' dan sisi kosong dari masalah itu, sehingga ia bisa mengisinya dengan solusi yang akhirnya memecahkan dan 'menghajar' masalah itu hingga beres.

Mission Accomplished..

Itu makanya, biasanya dalam ilmu beladiri di level tinggi, meditasi adalah makanannya para pendekar level elit. Sebab mereka betul betul paham bahwa:

'Kalau tubuh dan pikiranmu kacau dalam pertarungan, kamu nyaris pasti akan kalah'

Ketenangan yang dalam ketika menghadapi situasi konflik nyata, benar benar dibutuhkan. Sebab praktisi yang mengabaikan hal ini, akan mengalami hal memalukan yang sering terjadi ini yaitu:

'Sudah capek latihan tahunan, eh pas berantem sama yang nggak bisa beladiri, malah kalah'

Saya melihat hal ini biasanya terjadi, karena emosi yang kurang kontrol alias tidak tenang dan relax yang dalam, sehingga otot, syaraf, naluri, sendi sendi jadi tegang, prinsip prinsip beladiri dan jurus jurus yang dimainkan pada lupa semua dan akhirnya berakhir jadi gebuk gebukan seperti anak kecil.

Ya jadi sama saja seperti yang tidak belajar beladiri. Kalaupun menang ya karena mungkin faktor dasar seperti badan lebih besar atau keberuntungan saja :D

Maka, para Grand Master beladiri, biasanya selalu memasukkan semacam meditasi atau latihan mental yang perlu dilakukan secara Istiqomah, yang menyiapkan diri mereka agar tetap tenang dan relax, dalam kondisi paling mengerikan sekalipun.

Selain juga, meditasi berfungsi agar para praktisi tidak jadi berangasan, sebab latihan beladiri ini memang bawaannya, kalau syarafnya tidak ditenangkan, jadi pengen ngejajal terus memang wkkkkkkk

Kembali ke filosofinya..

Menang kalah itu nggak masalah, yang penting semuanya dihadapi dengan pikiran, tubuh dan perasaan yang tenang.

Walaupun tentu saja, yang terlatih dalam meditasi dan betul betul memahami esensi dari ilmu beladiri, biasanya ia akan terhindar dan sengaja menghindari dari konflik.

Dan kalaupun terpaksa, dengan rasa tenang yang sudah sangat terlatih tadi, insya Allah akan jadi wasilahnya untuk menetralisir serangan.

Nah bukankah dalam ilmu pengembangan diri juga begitu?

Sudah banyak banget belajar jurus pengembangan diri eh pas kena masalah malah galau parah seolah tiada habisnya? :D

Kenapa itu terjadi?

Ya itu tadi, karena kurang terlatih dalam 1 hal yang paling esensial, yaitu berlatih untuk tenang, relax, santai dan hening, yang biasa banyak orang sebut dengan meditasi :)

Berlatih dengan konsisten hal ini, insya Allah akan memudahkan para praktisi untuk 'memainkan' jurus jurus ilmu pengembangan dirinya dengan elegan dan dengan akurasi yang tinggi.

Sebab ketenangan, relaksasi serta kejernihan, adalah basis utama aktifnya kekuatan karakter yang sejati :)

Semoga bermanfaat dan Salam :)

Fahmy Arafat Daulay

#CatatanPemikiran #SelfHypnosis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar