Sabtu, 02 November 2019

ORANG KAYA TAPI MINTA DISKONAN

Kalau orang kurang duit atau diduga miss queen minta diskonan saya masih maklum, tapi kalau orang kaya tapi gila minta diskonan, nah itu saya yang nggak bisa maklum :v

Harga itu relatif, tergantung level manfaat. Semakin tinggi dan semakin jangka panjang level manfaatnya, maka secara logis, semakin tinggi juga harganya.

Makanya rumah, jam mewah atau kalung mutu manikam itu 'mahal' tapi tetap saja ada yang beli.

Ya karena butuh, entah buat prestise atau investasi lagi. Karena butuh ya siap untuk keluar dana, seberapa besar pun itu.

Sekali lagi, besar atau kecil juga relatif. 1 Milyar bagi banyak orang yang gaji bulanan cuman 1 - 3 jutaan tentu saja super gila. Tapi bagi yang punya 100 Milyar, ya itu cuman 1 persen dari total kekayaannya.

Ya nggak berasalah sama dia wkkkkkkk

Jadi kalau ada orang yang banyak duit tapi minta diskonan muluk, bisa jadi karena 2 hal ini:

1. Kekayaan dan bisnisnya cuman pencitraan. Sebenarnya utangnya banyak wkkkkk..

Tapi kalau bisa ngutang ratusan juta atau milyaran begitu, masak nggak bisa usaha buat yang untung buat diri sendiri juga sampai terus menerus seumur hidup, dunia akhirat?

Ya ampun, macem manaaaa lah budak niii :v

2. Mental Miskin akibat programming atau salah ajaran.

20 tahunan berada di dunia healing dan pemberdayaan diri, saya pernah dengar cerita bahwa seingat saya tahun 2010 - 2011 silam seorang teman healer ketemu orang bermobil keren, lalu dia minta diterapi dan terapi dijalankan.

Nah setelah selesai, dibayar berapa dia?

Seingat saya jumlahnya sungguh sangat betul betul menyedihkan, cuman 20 rebu! :v -> Tarif normalnya dia saat itu 200 - 300 ribuan, btw..

Dan dikasi langsung, ga pake amplop. Betul betul mentah dan nggak menghargai :v 

Orang bermobil loh! :v

Yang lebih ngeri lagi guru dan sahabat saya, pernah diundang untuk melakukan mungkin semacam healing untuk membereskan masalah tertentu oleh seorang PETINGGI.

Singkat cerita beres semua dan saat urusan fee, mereka dibayar dengan nominal yang luar biasa mengejutkan!

2 M Brader! :v

2 M = Makasi Mas :v

Lagak petinggi, mental rendahan :v

Hah, mungkin disangkanya para healer udah ga butuh duit atau hanya mengharap akhirat saja ya :v

Padahal mereka juga punya keluarga (pasangan, anak anak, orang tua dll) yang WAJIB DINAFKAHI (buat makan, minum, listrik, pulsa, wifi, bensin, modal bekerja, buat orang tua, buat keluarga, persiapan puasa, lebaran, menambah ilmu, silaturahim, kondangan, arisan keluarga dll) setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun, selamanya, sampai meninggal..

Dan itu bisa berpuluh puluh tahun lamanya..

Kalau memang ga punya duit atau terlihat miskin, biasanya mereka mudah mengikhlaskan. Nah ini kemana mana mobilan mewah eh malah cuman gratisan.

Ya ampun nciiik nciik, cemanaa pulaaaaknya kau niii :P

Ga habis pikir deh sama orang beginian, masya Allah banget dah :v

Sebenarnya ini masuknya bukan ikhlas nggak ikhlas sih, tapi masuknya sudah adab dan empati. Omongan ga ikhlas atau 'biar terjaga keikhlasannya' itu ngemeng doang biasanya :v

Sebab untuk gadget, nonton, ngumpul ngumpul, liburan, beli pakean mahal, eh dia punya duit. 

Pas dia mau healing yang kalau dia ga sembuh bisa bisa jadi depresi atau belajar ilmu yang manfaatnya bisa semakin hebat selamanya kok mendadak mentalnya miskin kali gitu bah? :v

Nggak ngerti abang dek maksud kau itu apa? :v

Macam betoool aja kau ni dek deeek :v

#fenomena #mentalmiskin #MedanStylerArticle #mantraku #empati #menghargaisepantasnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar