Kamis, 25 April 2019

Jangan Sengak Mentang Mentang Udah Makan Sehat ;)

Kalau udah makan makanan sehat dan rajin olahraga itu juga nggak boleh sombong dan merendahkan yang belum ;)

Sebagai Healer yang mulai belajar ilmu penyembuhan alternatif sejak hampir 20 tahun silam, saya juga menemukan banyak kasus orang yang jaga banget kesehatannya dan tetap saja meninggal atau terkena penyakit berat di usia muda.

Udah rajin banget meditasi, yoga, makan makanan sehat dan bahkan buka semacam training kesehatan, eh bisa kena tumor or kanker juga. 

Ternyata dia nggak tau bahwa daerahnya terkena gelombang SUTET..

Ada juga yang udah rajin banget jogging, body weight training, makan makanan yang super sehat plus segala suplemen mahal dan suatu hari ia ikut marathon dan kekurangan air (dehidrasi parah) dan akhirnya otaknya jadi kering dan mengalami kelumpuhan seluruh tubuh.

TRAGIS!

Ada yang sudah melakukan diet Tao dengan konsisten puluhan tahun dan akhirnya meninggal, karena tenggelam.

Ada juga yang badannya sehat banget dan rajin ngegym eh meninggal kecelakaan.

Darren Shahlavi (lawannya Donnie Yen dalam Ip Man 2) itu secara fisik sehat banget dan berada dalam performa puncak, tapi ya tetap saja Allah Maha Berkehendak. Ia meninggal dalam usia 41 tahun terkena serangan jantung dalam tidurnya.

Dalam sebuah grup Food Combining dulu, ada praktisinya yang baru seingat saya usia 29 - 30 tahun juga meninggal karena serangan jantung..

Kebalikannya, jika anda membaca buku Outliers by Malcolm Gladwell, anda akan menemukan fakta bahwa ada sebuah komunitas yang makanannya nggak bisa dibilang sehat (seingat saya banyak minyak hewaninya) dan tetap sehat serta minim resiko serangan jantung.

Bahkan mungkin sering anda lihat langsung di lapangan orang yang gila begadang, rokoknya berasap muluk, makanannya nasi padang terus dan tetap sehat serta super aktif :D

Itu kenapa?

Banyak penjelasan dan variabelnya tapi singkatnya kalau dilihat dari segi Tauhid atau Spiritualitas, tubuh, pikiran dan jiwa kita itu milik Allah semata. 

Artinya silakan silakan saja melakukan ikhtiar agar tambah sehat, tambah kuat, tambah berenergi, tambah muda dan sejenisnya, tapi pahami betul betul kalau semuanya itu adalah ikhtiar semata.

Kalau memang sudah masanya mati ya mati aja, sakit ya sakit saja, mana ada yang bisa nahan kehendakNya?

Wong, nyawa kita sendiri kita nggak bisa kontrol kok :D

Yang bisa dilakukan hanyalah ikhtiar sebisanya dan melakukan yang terbaik. Dengan niat agar tubuh kita yang sehat, kuat dan full power bisa kita gunakan dalam rangka memudahkan kita berkarya dan berbuat baik untuk sesama.

Sebagai bekal di keabadian kelak..

Sehingga, saya merasa lucu pada para 'praktisi kesehatan' newbie yang sengaknya minta ampun dan mengejek orang yang misalnya masih suka makan nasi padang dll :v

Yakin umur elu bisa lebih panjang dari yang suka nasi padang? :P

Besok saja belum tentu masih bernyawa kok kenapa begitu sengaknya? :v

Jadi intinya, silakan lakukan Sunnatullah untuk menjaga kesehatan, menambah energi dan sejenisnya, tapi jangan sengak dan merasa bakalan paling panjang umur..

Faktanya kita tak pernah tau masa depan, sebab semuanya hanyalah ikhtiar semata. Namun walaupun namanya ikhtiar, tetap saja kita perlu melakukan yang terbaik sekuat kuatnya.

Sebab suatu usaha yang diniatkan agar menjaga hadiah dari Tuhannya dan semakin banyak beribadah padaNya insya Allah panjang nggak panjang umur, sehat nggak sehat, kuat nggak kuat, tetap saja mendapat nilai positif disisiNya..

Tetapkan luruskan niat, lakukan yang terbaik, dan jangan sengak mentang mentang udah rajin makan makanan sehat dan olahraga rutin.

Umur nggak ada yang tau soalnya, sebagaimana sebagian studi kasus yang sudah saya paparkan diatas ;)

Manusia bisa berusaha, Allah juga yang menentukan hasilnya..

Semoga bermanfaat dan Salam :)

Fahmy Arafat Daulay

Pekalongan, Rabu, 24 April 2019, Jelang Zhuhur..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar