Kamis, 30 Januari 2014

Kultwit #Hypnosis 7: Memahami Ericksonian Hypnosis (Sebuah Pengantar)

Ericksonian Hypnosis
Ok, kita mulai ya Kultwit Ericksonian malam ini ya. Silakan RT lagi kalau belum :)

Jadi gini, ada 2 aliran besar dalam , sebuah Ilmu untuk Memberdaya Diri dan melepas emosi negatif penghambat


Yang pertama versi Klasik yang pendekatannya sudah begitu adanya dari Gurunya. Ada pembagian antara Sugestif dan Non sugestif

Sugestif artinya mudah masuk Trance dan diterapi sementara yang Non adalah yang Susah masuk Trance (Kemampuan Merespon Sugesti atau Fokus)

Metode klasik juga membutuhkan banyak persyaratan dan seringkali kurang mengcover kebutuhan alamiah klien. Walaupun kalau pas, tetap efektif

Juga, teknik tekniknya sudah baku dan benar benar sangat terstruktur. Hingga menjadi problem saat bertemu orang yang dianggap krg sugestif

Sementara, ala Ericksonian sangat menekankan untuk menerima klien apa adanya dengan segala keunikannya

Juga, teknik tekniknya sudah baku dan benar benar sangat terstruktur. Hingga menjadi problem saat bertemu orang yang dianggap krg sugestif

Sementara, ala Ericksonian sangat menekankan untuk menerima klien apa adanya dengan segala keunikannya

Jadi, nyaris tak ada metode induksi khusus, melainkan apapun yang sudah disesuaikan dengan kondisi kliennya :)

Dan dalam Ericksonian Hypnosis, Trance itu bisa dilatih dan merupakan proses BELAJAR. Klien yang menyembuhkan dirinya sendiri lewat TRANCE

Tugas Terapis adalah membantu proses belajar memahami Trance dan Kemampuan Bawah Sadarnya sendiri dan menggunakannya dengan tepat

Btw, kata Guru saya makna Therapy berasal dari Bahasa Yunani yaitu Therapein yang artinya BELAJAR

TRANCE dalam Ericksonian bukanlah sesuatu yang aneh, melainkan hal yang alamiah saja dan dialami setiap saat.

Dan dalam konteks therapy juga tak selalu membutuhkan Tidur untuk mencapai Keberhasilan Terapi yang dilakukan

Pola Bahasa Hypnotic atau Hypnotic Language Pattern seringkali juga memberi hasil yang PATEN bagi klien. Hanya dengan Percakapan saja :)

Dalam NLP juga menjadi Model dan disebut Milton Model. Diambil dari nama orang yang ditiru yaitu Milton Erickson, Sang Maestro :)

Tentu bukan cuman 'Percakapan' saja tapi juga Riset sebelumnya pada klien yang dilakukan hingga didapati metode yg paling pas

Karena dalam Ericksonian sangat menekankan keunikan klien, maka teknik masuk Trance dalam Terapi bisa beda beda, bahkan cenderung Aneh :D

Pendekatan Ericksonian percaya bahwa Manusia bisa memecahkan problem yang dihadapinya sendiri dengan Resource pada dirinya sendiri

Resource artinya Sumber Daya atau kemampuan dalam bentuk apapun yang sudah ada atau pernah ada dalam diri klien

Tugas Terapis adalah mengembalikan klien ke 'Jalan yang Benar' hingga ia sadar dirinya sendiri punya kekuatan unik untuk membereskan sendiri

Yang penting bagi Terapis adalah INTENTION dan Conectedness, maka teknik akan muncul dengan sendirinya. Sangat Fleksibel, seperti AIkido :)

So, bisa saja saat menterapi seorang Pesilat maka kita suruh peragakan jurus silatnya lalu memanfaatkan itu untuk proses terapi :)

Atau saat menterapi seorang Penari, lakukan saja tarian yang paling disukai lalu menyusun kata kata yang paling tepat untuk terapi baginya

Jika ia penyanyi, maka nyanyikan saja lagu yang paling ahli dan kita dapat menggunakannya untuk masuk dalam TRANCE dan sama sama BELAJAR :)

Dalam Ericksonian ini namanya Accept and Utilize (Terima dan Manfaatkan) Konsep Sakti ini sangat luas penerapannya, selain teknik lainnya jg

Ok, sudah dulu ya. Sekedar Info, Saya juga aktif di FB dengan nama 'Fahmy Arafat Daulay', silakan bersilaturahim juga disana :)

Atau ingin tahu dan mempelajari Aplikasi dalam hal hal yang bersifat Quantum Entanglement bisa buka :)

Ok dah, semoga manfaat kajian malam ini ya. Silakan RT kalau Ok, kalau nggak OK ya OK OK kan sajalah :D 

Semoga anda semua diberkahi, aamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar