Sabtu, 17 Oktober 2026

'BAHAYA BESAR KELELAHAN BERLAPIS'

'Ya udah digowo kerjo ae' (ya udah dibawa kerja aja)

Kata seorang bapak yang selama hidupnya selalu sayang pada keluarganya..

Walaupun merasa lelah dan capek yang amat sangat, ia tetap bekerja demi keluarga tanpa memedulikan tubuhnya..

Sayangnya, ia tidak terlalu paham dan sayang pada dirinya sendiri..

Hingga tiba tiba pada suatu hari ia divonis KANKER STADIUM TINGGI..

'Halah paru paru bentjong kau My!' ejek seorang teman pada saya saat saya menolak merokok..

Teman saya ini aslinya baik, hanya sangat blak blakan saja..

Setelah lama tak berjumpa (karena saya pindah ke Pekalongan) saya baru tahu kalau ia bekerja kalau tak salah sebagai kernet truk..

Hidupnya sepertinya jadi kacau karena ia seingat saya menderita gangguan paru paru dan mengalami sakit selama bertahun tahun..

Akhirnya saya mnegetahui kalau teman saya ini meninggal di usianya yang baru 40 tahun. Btw teman saya umurnya sekitar mungkin 4 atau 5 tahun diatas saya..

Orang yang dulu yang bilangin paru paru bentjong ternyata kena gangguan paru paru dan berbagai penyakit selama bertahun tahun hingga meninggalnya..

Satu lagi teman saya yang dulunya influencer dan pebisnis sukses..

Ia memiliki motto 'Harus Extrim kalau mau sukses!'

Tak hanya itu, ia seorang pekerja keras yang snagat fokus, gigih dan habis habisan.

Ia juga seingat saya memiliki kebiasaan tidur yang kurang..

Saya tahunya karena dalam salah satu tulisannya ia seperri mengejek orang orang yang tidur dibawah jam 10 malam :D

Juga sangat rajin puasa sunnah yang berat + berbagai amalan lainnya yang menurut saya agak berlebihan dan bisa bahaya ke fisik..

Lalu ia kena serangan jantung di usianya yang masih 30 an hingga koma..

Pada serangan pertama itu ia berhasil lolos dan hidup lagi namun lifestyle extrim itu masih juga dilakukannya..

Hingga suatu hari pada usia 50 ia kena lagi serangan yang sama namun kali ini ia tidak selamat..

'Suami saya rajin olahraga dan rajin makan buah bang' kata seorang alumni saya yang suaminya seorang Ustadz sekaligus Muthowwif yang sangat berdedikasi..

Namun beliau menurut istrinya memang sering kurang istirahat karena pekerjaan yang snagat padat, hingga pada saat menjalankan tugas di Makkah tiba tiba mengalami sakit yang parah dan pada usianya yang belum bisa dibilang tua, beliau meninggal di tanah suci.

Meninggalkan istri dan anak anaknya di Indonesia dalam kedukaan..

Saya tahu pasti kasus ini karena saya membantu istri beliau untuk melewati kedukaan diantara dengan metode audio bawah sadar..

'Apa kesamaan semua kasus yang seolah 'mendadak' diatas?'

Padahal sudah berpikir positif, rajin puasa, rajin sedekah, rajin olahraga, rajin makan dan banyak hal positif lainnya?

Setelah saya analisis saya menemukan satu pola yang konsisten yang terjadi pada tipe kasus meninggal tiba tiba di usia muda seperti ini yang saya lihat juga banyak terjadi di kalangan artis yaitu:

'KELELAHAN BERLAPIS'

Apa itu kelelahan berlapis?

Lebih mudah mencontohkannya begini:

Ada orang yang kerja dari pagi hingga sore. Ia merasa lelah sebenarnya tapi ternyata ada acara keluarga. Hingga akhirnya karena nggak enak dia datang.

Acara berlangsung hingga jam 9 malam. Lalu disana ternyata dia ketemu temennya yang ngajak dia main badminton. Dia juga mengiyakan 'Yah sekalian ngumpul ngumpul ngilangin stres lah'

Urusan badminton ini ternyata nyampe jam 12. Ia pulang dengan perasaan bahagia + lelah. Lalu ia mandi dan tidur pada setengah 1 malam. Jam 5 ia bangun dan bersiap siap nganter anak istri sekolah dan kerja lalu ngantor lagi hingga jam 5.

Siklus seperti ini terus menerus terjadi selama bertahun tahun dengan segala variasi.

Poin saya adalah ini orang capek dari hari sebelumnya belum hilang, sudah malah kerja lagi, acara acara lagi dll..

Sebenarnya tubuh dan pikirannya sudah menjerit jerit minta istirahat tapi karena prinsip 'udah jangan manja, dibawa kerja aja ntar ilang sendiri'

Badannya aslinya sudah sering merasa capek yang tak juga hilang walau tidur lama. Ia juga sering merasa pusing tanpa alasan yang jelas. Matanya sering merasa panas.

Biasanya ia bisa membaca paling tidak setengah, ini hanya 2 menit saja sudah nggak kuat. Wajahnya yang baru umur 30 terlihat sudah seperti 45 tahun.

'Mungkin Faktor U' pikirnya..

Lalu setelah 5 tahun, 10 tahun atau 15 tahunan dengan rutinitas tadi, 'tiba tiba' ia mengalami penyakit berat dan tak lama kemudian meninggal dunia..

Familiar dengan hal semacam ini? atau jujur saja, sedang mengalami hal ini?

For me, kelelahan berlapis seperti kasus ini adalah THE SILENT KILLER.

Kecapekan, kurang tidur, sering begadang, apalagi ditambah terlalu sering ngopi, merokok, minum alkohol serta stres tinggi dalam pekerjaan adalah diantara penyebab banyak orang yang belum berusia tua namun sudah banyak penyakitnya bahkan meninggal dunia..

Capek yang berlapis lapis bertumpuk tumpuk ini adalah penyebab banyaknya Sudden Death yang banyak terjadi. Saya sudah banyak melihat dan mengetahui secara pribadi efek dari kelelahan berlapis ini.

Sebagian teman kuliah saya sudah meninggal dunia, juga teman teman organisasi juga sesama terapis atau pembicara dalam usia muda sekitar umur 40an atau dibawah itu..

Dan melihat riwayat workload pekerjaan mereka, stres yang mereka alami, lingkungan dimana mereka tinggal, level pengetahuan mereka tentang kesehatan, saya melihat pola yang selaaalu berulang secara konsisten..

Mereka semua tanpa sadar atau sudah sadar tapi telat disadari kena Serangan Kelelahan Berlapis ini..

Sedih saya, namun sudah pasti ini kehendak yang terbaik untuk mereka semua..

Jadi dengan semua kegilaan ini, gimana solusinya?

1. PERCEPAT WAKTU TIDUR ANDA.

Saat week end jangan habiskan dengan jalan jalan. Tidur saja di rumah, nonton atau apapun yang tidak menghabiskan tenaga fisik yang besar.

Jalan jalan btw menghabiskan kekuatan fisik yang lumayan akhirnya tubuh menyimpan kelelahan yang menumpuk dan siklus kelelahan yang berujung pada penyakit berat akan terjadi.

2. BERKATA TIDAK.

Jika acara yang anda dihubungi itu akan selesai lebih dari jam 9 malam. Tentu anda perlu fleksibel untuk hal ini, kalau sesekali saja dan sangat penting ok lah namun kalau sampai tiap hari atau beberapa kali seminggu ya tolak saja.

3. MENUTUP MATA SESERING MUNGKIN DIMANAPUN DAN KAPANPUN.

Jika anda pulang pergi untuk kekantor naik kereta disupiri orang, maka gunakan waktu itu untuk MENUTUP MATA ANDA. Ini akan lumayan untuk menyimpan energi dan kelelahannya jadi tidak terlalu parah.

4. MELAKUKAN MEDITASI PENGISIAN ENERGI.

Bisa dilakukan dengan menutup mata dan melakukan pernafasan dalam pada pagi dan sore hari selama 15 hingga 30 menit masing masingnya. Metode ini sangat lumayan untuk mengecas kembali energi anda dan juga menghapus banyak kelelahan anda.

5. AUDIO AUTOMATIC BURNOT RELIEVER

Jika terlalu lelah bahkan untuk melakukan pernafasan manual, maka tinggal dengarkan dan ikuti instruksinya maka pengisian ulang energi akan terjadi dengan sendirinya. Audio ini memang dirancang khusus secara spesifik untuk menormalkan kembali energi tubuh serta juga membantu penyembuhan banyak penyakit.

Yang terakhir ini ada invesnya dan Early Bird hanya hingga 7 OKTOBER 2026.

Semoga bermanfaat metodenya dan semoga berjodoh ya :)

Salam :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar