Kamis, 19 Maret 2026

'2 MANFAAT DAHSYAT BELAJAR ILMU PENGEMBANGAN DIRI'

Diantara manfaat mengkonsumsi materi personal growth atau pengembangan diri seperti membaca, dengar atau nonton kisah motivasi adalah beberapa hal ini:

1. Anda jadi tidak merasa sendiri saat anda menderita atau berduka.

Perasaan 'not alone' ini adalah jenis perasaan yang membuat anda memiliki harapan sebab banyak kasus depresi atau bahkan hingga menghabisi diri sendiri adalah karena mereka merasa sendirian.

2. Ternyata ada atau banyak orang yang LEBIH MENDERITA HIDUPNYA KETIMBANG ANDA dan mereka tetap masih bisa bertahan dan bahkan menjadi orang yang sukses!

Saya sendiri merasa sangat terbantu melewati sebagian masa remaja saya yang menyakitkan (saya sebut sebagian karena masa masa yang saya lewati bersama guru, sahabat dan buku buku adalah masa yang juga sangat menyenangkan) dengan membaca buku buku motivasi yang famous pada masa itu.

Jadi buku buku seperti Berpikir dan Berjiwa Besar, Laa Tahzan, Berani Gagal dan sejenisnya, membantu saya untuk tetap optimis disaat sekeliling itu mikirnya rata rata negatif atau toxic.

Cilakanya lagi bahkan kesukaan saya membaca ini juga dinyinyirin sama orang orang sekitar saya! :D

Namun tentu saja dalam sebagian buku (terutama di Berpikir dan Berjiwa Besar' sudah dijelaskan bahwa akan ada orang orang 'kelas 2' yang berusaha menjatuhkan anda, baik sengaja maupun tanpa sengaja.

'Yang sengaja saya ngerti bang, tapi yang nggak sengaja ini gimane ceritanye?

Ya itu karena mereka BERMAKSUD BAIK agar tidak mengalami hal yang sama dengan mereka yaitu menderita, hancur, banyak hutang tak terbayar atau segala hal buruk lainnya.

Masalahnya, TIDAK SEMUA PENGALAMAN BURUK ORANG LAIN ADALAH PASTI JUGA TERJADI PADA KITA!

Nah yang kedua ini hargai saja maksud baik mereka, sebab aslinya mereka ini sayang sama kita dan ya sudahlah, kata orang minang:

'Iyo kan dio, lalukan diurang'

Iya iya kan saja dan tetap lakukan yang menurut kamu lebih mendekati kebenaran.

Jadi anda tidak merasa bersalah atau merasa lemah kalau masih saja suka membaca atau mengkonsumsi konten yang bersifat motivasional.

Sebab ada saja orang nyinyir yang mengejek dan menganggap belajar personal itu adalah candu, scam atau 'bisnis' para fake guru dan sejenisnya.

Sebagai 'senior' yang masih juga membaca dan belajar personal growth, saya tekankan pada anda 'Iyo kan dio, lalukan di urang!'

Iya iya kan saja orang orang koleris tak punya perasaan ini dan TETAP MEMBACA DAN MENJADI BERSEMANGAT DENGAN MEMBACA ATAU BELAJAR PERSONAL GROWTH!

'Ah ngapain baca dan belajar terus, akunya tidak sukses sukses juga!'

Yayaya saya paham perasaan anda, karena saya juga sempat mengalami begitu, cuman gini, SETIDAKNYA, kalau anda objektif, hidup anda akan JAUH LEBIH BAIK DAN LEBIH MINIM STRES ketimbang mayoritas orang yang bahkan nggak tau sama sekali personal growth itu mahluk apa :D

Anda bisa tahu mana pemikiran yang perlu diikuti mana yang tidak. Anda jadi tahu bahwa ternyata manusia itu selalu bisa bertumbuh dari manapun posisi dia saat ini.

Anda bisa tahu bahwa kalau anda fokus dan menjaga pikiran dan lingkungan anda maka anda dan keluarga anda akan terhindar dari narkoba, menjadi orang berbahaya dan dikirim ke kamboja.

Yah setidaknya, anda itu insya Allah berpotensi lebih besar untuk SELAMAT daripada yang selama ini saya perhatikan banyak yang mudah tertipu dan hidupnya hancur karena gara gara masalah tertentu kemudian ia menjadi gila dan kehilangan nyawa.

'Lah saya sendiri saja masih belajar mas' kata seorang rekan senior berusia 50 tahunan yang juga berprofesi sebagai pengajar personal growth saat kami ngobrol via phone sekian tahun silam.

Agak terhenyak saya mendengarnya karena saya termasuk menikmati tulisan beliau yang mendalam namun pengakuan beliau yang jujur apa adanya memberikan saya 'pencerahan' bahwa:

Di usia berapapun, teruslah belajar personal growth. Sebab manusia itu naik turun semangatnya dan terus belajar atau sekedar 'mengulang kaji' akan membuat semangat relatif konstan untuk menghadapi kehidupan yang pada fase tertentu kadang begitu ganas dan kejam.

Maka terlintas dalam pikiran saya saat menulis pengakuan rekan senior saya diatas kebenaran yang telah disampaikan filosof Yunani yang saya baca bertaaaahun tahun silam bernama Seneca yaitu:

'Hendaknya seumur hidupmu, teruslah engkau belajar tentang hidup'

Jadi everyone, keep on going, keep on learning.

Sebab hidup ini kadang tak terduga maka bersiaplah dengan mengisi semangat pada jiwa, agar tak mudah menyerah lalu kalah dengan pasrah :)

Hajaaaaar!!!! :D

Semoga bermanfaat dan Salam :)

Fahmy Arafat Daulay

Pekalongan, 1 Maret 2026, Malam yang hangat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar