Masalah dan perasaan menderita biasanya akan hadir dan benar benar terasa saat fokus manusia pecah dan terbagi pada perasaan sakit yang saat ini sedang dialaminya.
Sangat Beda jika hati dan SELURUH perasaannya diarahkan pada sebuah titik fokus secara penuh, maka masalah atau penderitaan yang dialami akan tidak akan terlalu terasa lagi atau bahkan dalam waktu singkat, akan menghilang.
Maka, ide bahwa:
Ingatlah Allah, maka tenanglah hatimu bermakna, memfokuskan hati pada Allah, bertafakur pada Allah, bersyukur kepada Allah, ridha atas segala ketentuan Allah insya Allah akan melepaskan diri dari segala derita :)
Orang Bijak berkata:
'Masalahmu adalah Gurumu'
Dan 'guru' yang satu ini akan mengajarkanmu agar mengembalikan titik fokus pada Yang Maha Sakti Tiada Tertandingi.
Sehingga ketika sang guru merasa kamu sudah mencapai titik fokus yang maksimum, ia merasa tugasnya sudah selesai dan akan meninggalkanmu serta menyerahkan dirimu pada guru selanjutnya, untuk meningkatkan level dari jiwamu.
Saat fokus penuh padaNya, maka penderitaan takkan terlalu terasa. Walaupun saat titik fokus terpecah, maka derita akan terasa lagi. Tapi dengan perasaan ridha atas apapun kehendakNya, kembalilah lagi padaNya.
Teruskan, lanjutkan, biasakan..
Saat dilakukan dengan konsisten, maka jiwa akan membentuk semacam zat khusus yang membuat masalah tak akan betah berlama lama dengan anda.
Sang Guru tadi akan merasa tugasnya sudah selesai mengajari muridnya dan ia pun akan pergi.
Meninggalkan muridnya yang sudah melewati satu lagi pembelajaran berharga yang akan membuatnya semakin kuat, semakin tangguh, semakin mudah berbahagia dan semakin bijaksana :)
Pekalongan, Jum'at Pagi 24 Maret 2019..
Fahmy Arafat Daulay
#InsightPagi #SelfHypnosis
Maka, ide bahwa:
Ingatlah Allah, maka tenanglah hatimu bermakna, memfokuskan hati pada Allah, bertafakur pada Allah, bersyukur kepada Allah, ridha atas segala ketentuan Allah insya Allah akan melepaskan diri dari segala derita :)
Orang Bijak berkata:
'Masalahmu adalah Gurumu'
Dan 'guru' yang satu ini akan mengajarkanmu agar mengembalikan titik fokus pada Yang Maha Sakti Tiada Tertandingi.
Sehingga ketika sang guru merasa kamu sudah mencapai titik fokus yang maksimum, ia merasa tugasnya sudah selesai dan akan meninggalkanmu serta menyerahkan dirimu pada guru selanjutnya, untuk meningkatkan level dari jiwamu.
Saat fokus penuh padaNya, maka penderitaan takkan terlalu terasa. Walaupun saat titik fokus terpecah, maka derita akan terasa lagi. Tapi dengan perasaan ridha atas apapun kehendakNya, kembalilah lagi padaNya.
Teruskan, lanjutkan, biasakan..
Saat dilakukan dengan konsisten, maka jiwa akan membentuk semacam zat khusus yang membuat masalah tak akan betah berlama lama dengan anda.
Sang Guru tadi akan merasa tugasnya sudah selesai mengajari muridnya dan ia pun akan pergi.
Meninggalkan muridnya yang sudah melewati satu lagi pembelajaran berharga yang akan membuatnya semakin kuat, semakin tangguh, semakin mudah berbahagia dan semakin bijaksana :)
Pekalongan, Jum'at Pagi 24 Maret 2019..
Fahmy Arafat Daulay
#InsightPagi #SelfHypnosis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar