Jadi menurut pengamatan saya sejak 2011 penyebab kemarahan atau rasa tidak suka orang terhadap agama (di Indonesia terutama Islam) adalah ini:
1. Pengalaman buruk atau luka batin yang dilakukan oknum 'Ustadz' 'Habib' 'Syaikh' atau siapapun yang berpenampilan Islami atau reliji.
Beberapa pengalaman buruk tadi oleh perasaan mereka, dianggap mewakili seluruh orang orang yang beragama. Padahal.. anda tau sendiri kan agamanya tidak mengajarkan untuk melukai hati orang lain? :D
2. Diajarkan begitu oleh 'Guru' nya tanpa filter alias percaya begitu saja. Dan sang 'master' ini rupanya kena luka batin nomor satu juga.
3. Belajar agama dari guru yang keliru atau ilmunya kurang mendalam dan holistik. Dalam kasus ini salah urutan belajar juga bisa membawa kebencian.
Mengajarkan fiqh secara beruntun dan dibombardir gila gilaan duluan ketimbang diajarkan terlebih dahulu betapa Maha Kasih Sayangnya Allah dan Akhlakul Kariimah akan membuat orang cenderung jadi penat, kelelahan dan jadi trauma terhadap ajaran spiritual.
Para 'Guru' ini nggak atau belum memahami dan mempraktekkan Fiqh Dakwah yang sebenarnya adalah ajaran nabi juga :)
4. Ini yang menarik, faktor kebencian antar leluhur yang melekat secara genetik. Nah yang ini kasusnya asik nih :D
Entah kenapa orang yang mengalami ini secara otomatis kayak benci saja sama Islam, dia sendiri juga heran padahal (ada kasusnya) bisa saja dia belajar Islam secara mendalam tapi kok dalam hatinya semacam ada kebencian yang seperti respon otomatis.
Seru banget ya ;)
Nah keempat hal tadi membuat mereka ini melakukan apa yang biasa dilakukan oleh orang yang sedang full emosi dan ego yaitu rasionalisasi.
Lalu kemudian mencari cari bukti 'ilmiah' dari para 'pakar' dan segalanya untuk menyerang agama atau ajaran spiritual, sebagai ilusi pemuasan yang sebenarnya berasal dari luka batin.
Cek saja masa lalu mereka dan bagaimana mereka dididik, anda akan menemukan pattern atau pola yang itu itu saja, walaupun mungkin tak semuanya mau mangakui ;)
Dan uniknya, saat luka batin direlease atau dilepaskan dengan berbagai metode yang sesuai dengan orangnya, maka kebencian yang luar biasa tadi, insya Allah secara bertahap atau langsung, akan lenyap :)
Kebaikan atau Kebencian, sama sama sebuah sofware atau program, yang ditanam dan bertumbuh.
Dan jika software atau program tadi bisa diinstall, maka ia juga akan bisa di Uninstall ;)
Termasuk luka batin atau kebencian luar biasa, terhadap agama :)
Kasihi dan pahami mereka, sebab mereka adalah orang orang terluka, sedemikian dalamnya, betapapun dianggap cerdasnya, logisnya ataupun terkenalnya :)
#Tafakur #Pattern #LukaBatin #SelfHypnosis #Pengamatan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar