Minggu, 21 Februari 2016

YANG SELALU PENGEN GRATISAN SERINGNYA ALASAN BEGINI..

Yang SELALU ingin GRATISAN selalu alasannya begini:

'Ilmu itu jangan dijual mas, jangan memperjual belikan ilmunya Allah'

'Yang ikhlas dong bang, katanya Motivator Qalbu?'

'Ya elah ujung ujungnya jualan wkkkkk'

Pantaslah hidupmu begitu begitu saja saudara :D

Kamu belum paham mana yang namanya Investasi dan mana yang namanya Pengeluaran atau liabilitas :D

Yang lebih mengherankan lagi, ia tak pernah bertanya hal yang sama pada guru sekolah, dosen, dokter, psikolog dan pengacara. 

Takut ya? :D

Terus terang saja saya juga suka gratisan tapi tidak untuk semuanya. Beberapa ilmu yang sangat penting dan 'mahal' saya bahkan rela merogoh kocek amat dalam. Kalau tak percaya silakan langsung tanya saja Rosy Khusaeni wkkkkk :D

Untuk urusan ilmu yang benar benar bikin tambah keren, saya pribadi sama sekali tidak pelit. Istri saya bahkan sempat mengeluh tentang kegilaan saya membeli buku dan nafsu saya yang besar untuk ikut training training mahal. 

Bahkan, penyebab inti kebangkrutan saya dulu adalah terlalu banyak beli buku hingga cash jadi habis dan miskin mama (kalau miskin papa sudah terlalu mainstream :v)

Tapi sekarang sudah lebih sangat terkendali, nggak seperti dulu yang gila gilaan tanpa mikir.

Akan ditinggikan derajat para pecinta ilmu. Dan syarat untuk mencapai derajat yang tinggi atas ilmu adalah bersedia mendapatkannya, bagaimanapun caranya. 

Ah mungkin kapan kapan saya akan cerita gimana proses saya nyari ilmu ya, biar paham gimana panjang and berliku liku serta penuh hambatan didalamnya.

Untuk siapapun yang masih suka gratisan all the time, sekali lagi saya katakan:

'Ah pantaslah hidupmu begitu begitu saja saudara. Kamu memang belum paham mana yang namanya investasi dan mana yang namanya pengeluaran'

Mohon maaf dan Salam :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar