Kamis, 30 Januari 2014

Mengapa Saya Menulis Status berTema Sejarah Islam?

Hal yang membuat saya menulis status tentang Ajaran yang banyak berkembang di Indonesia dan menurut saya, mengarah pada kelemahan dan semangat juang yang lembek serta bertentangan dengan Ajaran Ori nya, adalah karena mereka sangat rajin membuat status status dan sifatnya menyerang para Ulama yang Kompetensinya tidak diragukan lagi.
Jadi saya yang kebetulan pernah belajar, merasa perlu meluruskan info sedikit tentang persepsi mereka terhadap ajaran yang mereka pahami cuman 'Kulit' saja.

Kenapa?

Ya itu kewajiban saya, karena kalau tidak saya luruskan dengan pengetahuan yang sudah Allah berikan pada saya, ntar akan dimintai pertanggung jawaban atas ilmu Agama yang tidak saya sampaikan.

'Mengapa kau biarkan mereka bingung dan tersesat sementara kau sudah Aku karuniai sebagian ilmu tentangKu padamu?'

Saya yakin, saya akan tergagap dan tidak punya alasan saat akan menjawab pertanyaan itu. Jadi, maaf jika ada perbedaan persepsi. Anda tetap saudara saya semuanya. Saya hanya ingin memberikan latar sejarah dari apa yang selama ini banyak diamalkan (karena saya dulu juga kena begituan, jadi tahu) dan keputusan akhir, tetap ditangan anda.

Sebagai hamba Allah, ini Tugas saya. Perkara anda setuju atau tidak, mari gunakan Referensi yang terpercaya, bukan Fanatisme atau Rasa Tenang dan Damai serta Pencerahan yang belum atau sama sekali tidak Syar'i.

Kalau perlu, saya akan juga Share tentang Hypnotic Effect yang akan membuka mata anda, mengapa zikir zikir itu (Walaupun sumbernya tidak terlalu jelas) membuat anda damai padahal (sebagian text hilang :v) berbasis pembelajaran saya dalam Teknologi Pikiran yang Modern dan Ilmiah, beserta referensinya.

Intinya, belajar lagi Sejarah Islam agar pikiran anda tidak dikangkangi Oknum Oknum yang belum Kompeten dalam Agama namun penuh Percaya Diri dan Jagoan membuat kata kata Indah nan Syahdu yang menghipnotis anda

Belajar Islam, jangan pake Fanatisme Guru Brade. Gunakan REFERENSI yang Kuat dan terpercaya. Bukan hanya 'Batin Batin' saja

#AbalAbal #Makrifat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar