Senin, 30 April 2018

Hal Yang Paling Mengganggu Dalam Meraih Sukses Paripurna Menurut Pengalaman Saya

Jadi seringkali, masalah kenapa orang nggak produktif dan nggak bikin sesuatu yang bermanfaat dan membanggakan dimasa depan itu, selain memang belum tau tujuan hidup yang crystal clear, kemampuan menentukan prioritas tertinggi serta melakukannya, kemampuan mengetahui dan segera menyingkirkan segala distraksi atau gangguan seminimum mungkin biasanya, adalah masalah level energi tubuh.

Banyak hal yang ingin dikerjakan tapi tenaganya nggak ada. Kepengen beres semuanya 100 persen tapi tenaga yang ada cuman 5 - 10 persen.

Pernah merasakan ini?

Wah kalau saya mah udah sering banget selama belasan tahun :D

Kalau anda tidak mengalami masalah ini, maka ucapkan alhamdulillaah, sebab karunia tenaga yang besar dan berlimpah ini merupakan karuniaNya yang sangat tidak ternilai.

Yang tidak belajar ilmu kesehatan dengan lumayan mendalam serta ilmu pengembangan diri biasanya tidak memperhatikan hal ini secara serius. 

Sehingga mereka sering menyalahkan diri sendiri bahwa mereka nggak fokus dan sejenisnya, padahal kemungkinan besar cuman masalah energi tubuh yang memang low terus menerus, tanpa tau apa penyebab spesifiknya.

Jika nggak ada masalah dengan energi, maka biasanya cara mem fokus kan energinya yang belum benar, belum tau prioritas action dan segalanya yang tidak terkait dengan energi tubuh, sebagaimana yang sudah saya jelaskan pada paragraf pertama.

Energi ini seperti uang. Semakin banyak anda memilikinya, semakin banyak yang bisa anda capai, dapat dan lakukan, sesukanya, sepuasnya, semantap mantapnya.

Jika uangnya hanya sedikit, anda akan berat untuk melangkah, tersendat sendat dan begitu lambatnya minta ampun. Anda tau kan betapa banyaknya orang menderita karena kekurangan uang atau kemiskinan ini?

Nah kira kira begitu juga penderitaan sebagian para pembelajar ilmu sukses dan kebahagiaan yang mengalami syndrom kekurangan energi. Sungguh menyakitkan memang, padahal kita tau apa yang harus kita lakukan, tapi seolah kehabisan darah dan nyaris tak bisa bergerak sama sekali.

Kemampuan mengendalikan emosi juga jadi anjlok total. Sehingga, umum diketahui bahwa sebagian yang belajar ilmu pengembangan diri selama tahunan tapi emosinya jarang bisa stabil.

MISKIN ENERGI MEMBUAT ANDA MISKIN PENGENDALIAN DIRI!

Maka, urusan energi bagi orang seperti saya adalah sangat krusial. Pada kenyataannya, buku buku yang bagus sebenarnya adalah yang bukan cuman mengajarkan manajemen waktu, tapi manajemen energi.

Waktu cenderung lebih mudah digunakan jika anda punya energinya. Mau punya waktu sedemikian banyak pun kalau nggak ada energinya maka waktu akan lewat begitu saja, biasanya tanpa melakukan sesuatu yang bisa bikin puas perasaan kita diakhir hari, minggu, bulan dan tahun :)

Mau melakukan hal hal sederhana seperti nonton dan membaca atau menulis juga butuh energi yang lumayan. Pernah nggak mau nonton saja malas karena memang anda terlalu lelah atau low energy?

Nah begitulah yang para pembelajar pengembangan diri mungkin rasakan (buat saya bukan mungkin lagi tapi memang sudah dirasakan selama belasan tahun). 

Mereka tau apa yang harus mereka lakukan untuk meraih sukses dilevel yang lebih tinggi lagi, tapi tidak atau belum memiliki energi untuk segera beraksi.

Nah karena masalah level energi ini juga pentingnya minta ampun, maka saya memasukkannya dalam program ToR Online Course juga secara praktis. 

Walaupun harus saya akui, energy boostering ini adalah materi yang harus dibikin buku atau coursenya sendiri karena lumayan detil dan pada kenyataannya, setiap orang secara umum punya 3 tipe tubuh yang berbeda, walaupun ada pola yang identik buat masing masing.

Wuih jadi panjang banget begini ya tulisannya hahaha :D

Intinya sih mau cerita kalau beberapa waktu ini saya merasa sangat bahagia, karena menemukan mindset atau alasan yang sangat kuat, kenapa saya perlu 'mengharamkan' kebiasaan penghancur energi saya selamanya dan ternyata, alhamdulillaah benar benar berhasil :D

Dalam kasusnya saya, Sebelum ada pengalaman menyakitkan yang sudah terjadi selama mungkin nyaris 2 dekade dan sudah sangat menghambat perjalanan sukses, maka WHY FACTOR ini belum benar benar kuat adanya.

Pengalaman liburan kemarin benar benar mencerahkan saya dan saya berjanji pada diri sendiri, untuk 'mengharamkan' segalanya, yang bisa merusak level energi saya lagi, selamanya, sekuat kuatnya. 

Walaupun mungkin sesekali bisa lengah juga, cuman kali ini, semoga Allah terus merahmati dan meng istiqamah kan hasil yang menurut saya, sudah sangat meledakkan api syukur saya.

Alhamdulillaah, Setelah belasan tahun lamanya, akhirnya benar benar paham juga rahasianya :)

Kalau pengalaman anda gimana?

Share di komen ya :)