Sabtu, 24 Maret 2018

THE ZOMBIE SYNDROME: BAGAIMANA LUKA BATIN PARAH BISA MENGUBAH MANUSIA NORMAL MENJADI SEORANG MONSTER.

Orang yang punya banyak banget luka batin yang belum beres itu kelakuannya seperti zombie.

Tau kan zombie?

Zombie itu sejenis monster yang digebukin dan ditendang kemaluannya nggak papa dan kalau dia menggigit, dia akan menulari yang digigitnya sehingga jadi zombie juga.

Tonton saja film Train To Buzan, insya Allah anda akan benar benar mengerti apa maksud saya :D

Hurt people hurt, kata orang barat.

Yes bener, orang yang kata katanya sering menyakiti dalam bentuk apapun adalah orang yang sama yang juga sering tersakiti sejak kecilnya. Dan biasanya itu berasal dari orang tua dan lingkungannya, terutama orang tuanya.

Orang tuanya juga begitu, jadi gila dan menyakiti karena kelakuan orang tuanya lagi. Begitu terus hingga ke keturunan paling atas.

Ini semacam virus yang menulari secara genetik dan kalau tidak segera diputuskan, maka anak anak anda akan juga menjad zombie dan akan menulari anak istrinya. 

Mereka yang sebelumnya nggak ada luka batin begitu berinteraksi secara intens dengan orang yang luka batinnya parah, maka cepat atau lambat, ia akan terjangkiti dan berubah jadi zombie yang akan juga menggigit orang lainnya, dimanapun dia dilevel sosial manapun dia berada.

Para zombie ini bertumpuk dimanapun. Kalau di sosmed para zombie ini adalah akun akun yang suka curhat dan menyerang. Juga siapapun yang komennya nggak pernah enak dibaca. Juga, ia yang selalu kritis atas segalanya. Mereka ini, adalah para zombie di sosial media.

Keliatan sangar dan gila, padahal mereka ini, adalah orang orang yang sangat terluka batinnya. Semakin sangar dan gila, semakin parah dan bernanah biasanya luka batinnya. 

Gila perhatian, gila pujian, gila pamer dan sejenisnya, adalah ciri mereka yang jadi zombie akibat pemrograman negatif di lingkungan dan keluarga mereka.

Dan ini merembet kesemuanya, saya ulangi, ke SEMUA BIDANG KEHIDUPAN!

Entah itu dalam agama, ideologi, cinta, politik, uang, parenting (yang ini udah jelas banget), pilihan musik dan banyak lagi. Kapan kapan, mungkin saya akan membahas aplikasi The Zombie Syndrome ini, biar lebih mudah dipahami.

Sehingga, dengan memahami kenapa para zombie ini lahir dan menggila, kita bisa tau dan merasa lebih empati pada mereka. Karena mereka lahir dalam keadaan yang polos tanpa dosa, parenting dan lingkungan lah yang membuat mereka jadi seperti itu :)

Harus saya akui, saya adalah ex dari zombie itu dan secara jujur, masih ada sisa sisa The Zombie Syndrome atau luka batin yang perlu saya tangani dengan serius. Alhamdulilaah, sebagian besar dari luka batin itu sudah mengering dan menyembuh.

Nggak usah malu kalau memang masih mengalami luka batin, itu normal kok :)

Apalagi sistem pendidikan dinegara kita memang sangat Luka Batin Able, karena pake sistem ranking yang menimbulkan perasaan dibanding bandingkan yang menyakitkan sejak kecil bahkan setelah kita dewasa, semua kegilaan ini ternyata tidak hilang juga, hanya berubah kebentuknya yang lain.

Awal dari perbaikan adalah mengakui bahwa ada yang memang perlu diperbaiki. Kejujuran pada diri sendiri adalah awal yang sangat baik. 

Segera lanjutkan dengan tambah pengetahuan anda tentang bagaimana cara mengatasi efek zombie yang sangat berbahaya ini.

Saya doakan, agar anda segera terbebas dari semua luka batin dan berubah menjadi manusia yang kembali ke fitrahnya yang hatinya dipenuhi kedamaian, bahagia dan keheningan sejati yang murni dari dalam hati.

Aamiin :)

Selamat datang kembali dalam kejernihan jiwa sejati. Mari sama sama belajar dan berlatih menujunya serta izinkan saya untuk menemani anda dalam prosesnya :)

SHARE! Jika anda merasa ini ada manfaatnya untuk anda dan keluarga :)

Semoga bermanfaat dan Salam :)