Minggu, 06 Agustus 2017

JANGAN CUMAN NGAYAL DOANG! (Based On True Story)

Gara gara baca buku The Secret dan buku buku tentang Law of Attraction lainnya (yang paling ngaruh itu ya The Secret, karena gila banget cara marketingnya), saya yang waktu itu masih lugu dan malas kerja keras (sekarang udah mendingan) percaya saja.


Ide yang ditanamkan dalam The Secret adalah anda cuman ngayal dan merasakan sudah terjadi serta bersyukur doang dan datanglah apa yang anda inginkan, sebesar dan sedahsyat apapun itu.
 

Rumah mewah, mobil keren, disukai banyak orang, terkenal, pokoknya apapun yang membuat semua orang merasa keren, dahsyat dan berlimpah.
 

Sialnya, saya percaya saja dan mengalami tahun tahun penuh kekampretan gara gara nggak terlalu percaya pada action langsung yang bersifat fisik yang agresif.

Mungkin saya kena selama 5 tahunan atau mungkin lebih, sebab sebelumnya saya juga pernah belajar hal yang sejenis, yang idenya identik yaitu cuman lewat pikiran atau 'energi' doang dan BUM! datanglah kekayaan dan keberuntungan wkkkkkk :v

Perdebatan gila gilaan terjadi diberbagai forum waktu itu. Di Milis (Email List), lewat buku buku tandingan dan lainnya. Dan ternyata memang sudah lama banget terjadi.

Bahkan Almarhum Jim Rohn (Gurunya Anthony Robbins) sangat melarang orang orang untuk percaya begituan. Para Trainer senior juga rame rame membahasnya. pokoknya gila banget dah waktu itu.

Buku buku tentang jadi Magnet Uang laku keras, termasuk saya juga beli wkkkkk :D

Tapi seiring waktu saya menyadari hal yang nyata tapi saya tolak sebelumnya, karena masih ngarep akan terjadinya keajaiban, seperti yang diceritakan dengan super bombastis dalam video The Secret, hidup saya ya begitu begitu saja, nyaris nggak ada perubahan, dalam bidang apapun.

Masih juga Malas action dan menganggap orang orang yang rajin bertindak nyata itu belum mendapat ‘pencerahan’

Sementara mereka nyaris semuanya menanjak dalam hal finansial, pernikahan dan semua yang saya inginkan, tapi kondisi saya ya begitu begitu saja.

Saya pun mulai mempertanyakan:

‘Apa bener ini LOA beneran works?’ (jawabannya memang bisa tapi syarat ketentuan berlaku dan bagi banyak orang ini nggak mudah dan butuh banyak latihan dan juga butuh hukum yang lain yaitu Sebab Akibat)

Singkat cerita ternyata ada yang menyebutkan bahwa basis dari buku The Secret itu sebenarnya adalah The Science of Getting Rich dan dibuku itu, juga sangat menekankan Act in the certain way, bertindak dengan cara tertentu sebagaimana orang orang kaya, selain berpikir dan merasa seperti orang orang kaya.

Kampret memang wkkkkkk, ternyata ilmu aslinya nggak ada tuh yang meninggalkan action :D

Yah sebenarnya jauh sebelumnya saya juga terpengaruh cerita cerita mistis orang sakti yang diem saja dirumah dan duit datang.

Tiba tiba ada yang nganterin duit, tiba tiba ada yang ngasi rumah, tiba tiba ada yang minta dinikahin, pokoke semuanya serba tiba tiba dan semuanya menyenangkan :D

Ya saya sih ngarepnya begitu, tapi ternyata ada syarat dan ketentuan khusus yang berlaku dan nggak cocok buat semua orang, termasuk saya wkkkk

Dan juga sebenarnya, secara faktual, level kekayaan orang orang seperti itu (yang make cara super metafisis) nggak kan pernah bisa menyaingi level kekayaan para Taipan, Big Boys dan pebisnis dunia yang jelas jelas menggunakan ilmu nyata dalam bisnis seperti marketing, sistem, business model canvas dan sejenisnya.

Jadi kesimpulannya, akhirnya saya melihat pola dalam hidup saya dan melihat pola pemalas dan defensif itu nggak efektif buat saya.

Silakan silakan saja kalau yang mau make LoA secara total yang nyaris nggak pake action melakukannya, but for me (dan amat sangat banyak orang lainnya) itu nggak efektif.

Saya maunya yang beneran efektif dan proven dan ternyata, cara dan mindsetnya sangat sederhana yaitu:

‘Usaha dan Doa’ :D

Usaha sekeras kerasnya, secerdas cerdasnya dan doa full sepasrah pasrahnya.


And…
 

It WORKS! :D
 

Kampret memang, cuman mau ngebuktiin bahwa cara yang simple ini super efektif saja sampe ‘buang umur’ (tapi saya nggak nyesel, sebab jika ada yang baca dan sedang mengalami hal yang sama dan terselamatkan gara gara tulisan ini, itu sudah jadi jariyahnya saya insya Allah) sekian lamanya, memang super kampret dah wkkkkk :v
 

Dalam obrolan saya pada 2014 silam dengan Kang Muhamad Gunarsah, ia ternyata juga mengalami hal yang identik dan akhirnya kita menyimpulkan bahwa yang paling proven, paling efektif, paling work, dan paling nyata hasilnya adalaaaaaah (eng ing eeeeeeenng……..)
 

USAHA DAN DOA! :D
 

Jangan buang umur, buang nyawa, buang energi dan mengalami segala penderitaan seperti saya gara gara cuman ngandelin ‘kekuatan pikiran’
 

‘Loh jadi ToR itu gimana bang?’
 

Ya ampun, ToR itu justru dilakukan setelah usaha maksimum dilakukan untuk membereskan semuanya, barulah dimaenin :D
 

Jadi usaha dan doanya digabungin dan hasilnya ya insya Allah tembus, sebagaimana yang bisa anda baca di belajartelepati.com :D
 

Usaha ya usaha juga, 'ngedukun' ya 'ngedukun' juga :v
 

Gabungin otak kanan dan otak kiri.
 

Jangan cuman kanan doang dan jangan cuman kiri saja. Sinergikan kekuatan 2 karunia Allah ini.
 

Hajar lagi, bantai lagi, sikat lagi, habis habisan, gila gilaan, full totalitas sampe bablas, lalu full berserah diri padaNya.
 

Usaha full, Doanya juga FULL!
 

Hajaaaaar!
 

Ya udah gitu aja ya, jadi panjang begini dah wkkkkkk :D
 

Ini curhatan sekaligus rasa kasihan saya sama yang cuman (sekali saya tegaskan, CUMAN) ngandelin kekuatan pikiran or otak kanan doang tanpa kerja nyata yang akhirnya membuat hidup mereka jadi menderita,nestapa, nelangsa dan penuh dengan sengsara, seperti saya dulunya wkkkkkk :D
 

Silakan Share yang banyak dan semoga bermanfaat ya :)
 

Salam :)