Sabtu, 27 Mei 2017

AKIBAT SALAH BELAJAR ILMU KEISLAMAN (STUDI KASUS)


Belajar Islam secara keliru memang bisa membuat orang jadi bingung bahkan depresi berat sehingga menimbulkan kebingungan parah bahkan kegilaan.

Salah satu kasus paling unik yang pernah saya temukan dalam terapi adalah ini:

Seorang wanita mengikuti berbagai kajian dari berbagai aliran. Karena belum punya kaidah dasar dalam memahami Islam secara holistik (seperti saya dulu pernah mengalaminya) maka ia mengalami kegalauan yang mahadahsyat.

Saking dahsyatnya, ia memilih untuk keluar dari berbagai kelompok kajian dan jadi anak gaul dan mulai mengenal lelaki.

Waktu berlalu, karena belum punya dasar yang kuat ia terjerembab dalam dosa. Setelah memberikan kehormatannya, ia malah diputusin. Kejadian ini membuat dia tambah menggila dan memutuskan untuk mau mengakhiri hidupnya.

Ketika ada truk lewat ia pengen menabrakkan dirinya kesana, untung nggak jadi.

Lalu saya melakukan terapi dengan lumayan intensif dan alhamdulillaah ia masih hidup hingga kini. 

Kejadian itu pada 2013 silam seingat saya dan membuat saya kasihan dan sadar bahwa:

'Ada banyak orang yang mengalami hal yang sama dan belum nemu benang merah ajaran Islam yang sebenarnya asik dan sangat penuh welas asih'

Ngerih kalau saya buka kasus kasus yang berbasis salah belajar atau salah paham terhadap agama ini. Banyak yang kejadian bahkan pada yang tampilannya amat relijius :)

Saya menahan diri sejak lama dan hanya memberikan komen pada apa yang saya anggap sudah keterlaluan. Sebagai healer, saya banyak mengkoleksi rahasia rahasia terdalam manusia dan belajar banyak sekali darinya :)

Jadi ya sekarang saya biasa biasa saja :)

Tapi apa yang saya tau, banyak orang yang belum tau. Buktinya banyak yang masih menggunakan kekerasan verbal di FB dengan berselimut 'agama', padahal saya tau pasti, itu bukan ajaran agama :)

Ah, saya sudah menahan diri sejak lama. Takut dibilang Ustadz soalnya hahaha :D

Saya nggak terlalu suka popularitas secara pribadi. Popularitas itu terlihat keren diluar tapi memenjara didalam jiwa. Kita kehilangan kebebasan 

Tapi ya sudahlah, sebagian pengetahuan memang perlu dibagikan agar bisa menyatukan kita lagi. Saya usahakan bisa memberikan serba sedikit pengetahuan, agar hal yang saya lihat berpotensi merusak bangsa dan persatuan kita bisa diminimalisir.

'Bagaimana kalau nggak berhasil bang?'

Gapapa, sebagaimana yang guru saya sering bilang:

'Allah nggak kan nanya apakah kamu berhasil atau tidak. Tapi Allah nanya 'Apa yang sudah kamu lakukan?'

Semoga bermanfaat dan Salam :)

#janganbiarkanmediakampretbayaranmemecahbelahkita!