Kamis, 06 April 2017

'KOK JAUH BANGET BANG'? (CATATAN UNTUK PARA PEMBELAJAR SEJATI)

Beberapa orang mengeluh kalau lokasi belajar terlalu jauh, inves ilmunya mahal dll

Hemm, Saya jadi teringat dulu pas mau belajar sama pak Ahmad Masruri. Saya datang dari Medan melewati jakarta, bogor, purwokerto, pekalongan, purworejo lalu menuju Sirahan, Pati.

Saya kesana naik bus ekonomi yang benar benar kampret (anda tau sendiri gimana kondisi bus ekonomi yang murah) selama berjam jam.

Saya berdiri sekian waktu karena nggak dapet tempat duduk, sambil memanggul tas berisi pakaian yang amat berat dan laptop jelek yang akhirnya saya tau cuman nambah nambah berat bawaan saja sebab modem saya waktu itu nggak jalan saat berada di Jawa.

Tak hanya itu, karena perjalanan yang jauh, saya menahan pipis sekian lama, selama berjam jam. 

Kandung kemih saya sakit dan akhirnya didalam bus saya nggak bisa menahan pipis untuk keluar sedikit. 

Dengan kondisi yang terpaksa dalam kondisi bernajis itu dan tetap menahan pipis itu, saya meneruskan perjalanan untuk bertemu guru yang saya kenal bertahun tahun silam lewat tulisan beliau yang amat sangat banyak.

Sebelum sampai disana pada malam hari, saya mendapat berita kalau disana nggak ada masjid yang bisa jadi tempat rehat barang semalam, sebab kabar yang saya dapati dari penumpang lain bahwa banyak maling atau rampok yang tega merampas uang dll dari para musafir.

Saya disarankan untuk menginap dikantor polisi saja. Mulanya saya nggak percaya dan sampai diterminal pati, saya melepas pipis dulu dan berniat mau menginap semalam di musholla pasar disana.

Eh ternyata nggak dibolehkan dan akhirnya saya nanya dimana kantor polisi. Saya makan dulu malam itu (makan pecel lele hehehe) karena dalam perjalanan jauh dan penuh derita itu, saya belum makan seingat saya.

Akhirnya saya nyampe dikantor polisi dan memohon izin biar bisa nginap dikantornya. Setelah memberikan KTP saya, saya dibolehkan untuk menginap dimusholla polisi disana. 

Alhamdulillaah akhirnya saya bisa mandi. Karena nggak ada sabun, saya akhirnya terpaksa make sabun pencuci muka hahaha, yang penting ada busanya dah :D

Malam itu saya tidur dimusholla yang banyak nyamuknya itu dan besoknya, baru bergerak menuju Sirahan naik bus kecil yang banyak ayamnya (ada penumpang yang beli ayam) hingga akhirnya sampai dirumah Pak Masruri, Guru saya hingga saat ini :)

Yah begitulah cerita serba singkat saat saya mau menemui Guru saya, lumayan gila kan? Hahaha :D

Jadi untuk anda yang masih merasa jarak adalah penghambat untuk belajar ilmu yang benar benar penting, mungkin anda bisa membaca ulang true story diatas dan berpikir lagi:

Apakah anda benar benar serius dalam menuntut ilmu?

Apakah ilmu yang dibutuhkan itu benar benar dibutuhkan?

Sebab kalau beneran butuh, pasti akan diperjuangkan, sejauh apapun :)

Pembelajar Sejati ya begitu, sudah jadi tradisi para ilmuwan untuk belajar kemanapun. 

Dan kalau akhirnya para pembelajar itu mendapat derajat yang tinggi dimata manusia, yah wajar saja, anda sudah tau kenapa kan? :)

They Really Really Fight For It :)

Sebab kebarokahan sebuah ilmu, lebih sering terjadi bukan karena ilmunya sendiri, tapi karena ada cerita dan perjuangan panjang dibaliknya :)

Semoga bermanfaat dan Salam :)