Rabu, 21 Desember 2016

HATI HATI KALAU MILIH JODOH!

Hemm setelah saya pikir pikir, saya kira orang orang tua kita dulu di Jawa banyak benarnya. Yaitu kalau mau milih jodoh ya mesti hati hati banget tentang Bibit, Bebet dan Bobotnya.

Pengalaman saya sebagai Praktisi Mind Technology dan Emotional Healer banyak menunjukkan betapa bahayanya mendapati pasangan yang basis keluarganya nggak bener. Parenting atau pola didik yang nggak bener dikeluarga secara umum akan menghasilkan manusia yang nggak bener.

Dan kalau dia jadi suami atau istri, ia akan jadi pasangan yang nggak bener. Setelah menjadi orang tua, ia akan jadi orang tua yang nggak bener. Dan anaknya juga akan jadi nggak bener. Begitulah seterusnya sampe berketurunan keturunan kebawah.

Sungguh mengerikan akibat dari efek salah milih pendampigh hidup ini. Efeknya bisa sampe keakhirat dan turut menyeret keturunan dalam kekampretan dan kesengsaraan hidup dan semuanya gara gara pola parenting yang mengerikan.

Maukah anda punya menantu dari kalangan yang akhlaknya minta ampun kampretnya? 

Saya nggak, sudah jelas. Nggak ada orang tua yang mau menyerahkan anaknya pada manusia yang terprogram secara buruk. Udah mahal banget mendidik anak, ngasi makan puluhan tahun, menjaga, menyayangi, melindungi dll, eh dikasi sama yang nggak bener?

Muke Gile Lu Ndro! :v

Maka, saya jadi mikir kalau anak saya dewasa nanti, mungkin saya akan menggunakan sistem yang sama dengan para leluhur dulu. Pantas saja zaman dahulu minim perceraian dan rumah tangga banyak yang adem ayem. Tenang dan mendamaikan.

Lah proses pemilihan jodohnya juga beneran amat berhati hati. Bisa jadi, saya akan memilihkan jodoh buat keluarga saya yang berasal dari orang yang benar benar saya kenal dekat. Perjodohan bukanlah hal yang jadul dan kampret, justru itu banyak manfaatnya dunia akhirat.

Mungkin saja saya akan menjodohkannya dengan anak sahabat yang saya kenal baik atau yang berasal dari keluarga yang terkenal baik baik, tentu setelah riset yang cukup.

Ide perjodohan terasa sangat jadul dan kolot minta ampun, tapi pengalaman saya adalah bukti nyata bahwa banyak kehancuran terjadi dimulai dari kelirunya memilih jodoh. Film film cinta biasanya sering membully tentang perjodohan atas nama 'Cinta' :v

Halah, cinta apaan, namanya juga film, kebanyakan khayalan dan kenyataannya, dalam pernikahan yang nyata, cinta dan suka saja itu nggak cukup. Silakan saja kalau masih percaya novel, film dan semua kegilaan yang disebarkan secara massive itu dan lihat sendiri kenyataannya dinegara kita :D

Ya kalau manusia berTuhan CINTA ya emang begitu. Apapun kalau basisnya cinta walau segila apapun pasti dibelain. Mau berzinah, suka sesama, kawin dengan binatang, menikahi boneka dll ya 'Love is Love' katanya wkkkkkk :v

Poinnya sih berhati hati banget tentang memilih jodoh. Kembalilah pada saran yang PROVEN yang sudah teruji selama RIBUAN TAHUN yaitu perhatikan Bibit, Bebet dan Bobotnya atau perhatikan Akhlaknya, keluarganya dan keturunan atasnya. 

Itu sangat ngaruh banget dan urusannya panjang banget sampe keakhirat kalau nggak beneran hati hati dan memohon pada Allah agar diberi sebaik baik jodoh sekehendakNya..

Aamiin..

Salam :)