Kamis, 09 Juni 2016

CARA SPIRITUAL MENARIK REZEKI YANG TAK DISANGKA SANGKA (BASED ON TRUE STORY!)

Karena saya nggak pengen repot pas mau lebaran, saya sudah beli pakaian buat lebaran nanti.

Tapi bukan itu yang saya mau ceritakan, melainkan prosesnya yang mengejutkan hehehe :D

Waktu itu istri saya memilih sebuah pakaian yang harganya 'Lumayan' dan saya bilang 'Gapapa, ya udah ambil saja'

Mulanya saya keder juga, soalnya saya dan istri jarang beli yang harganya (dalam ukuran saya) lumayan dahsyat itu. Branded dan terjahit dengan sangat profesional. Istri saya tau pasti bedanya dengan yang biasa biasa, sementara saya nggak ngerti :D

Yang saya ngerti cuman harganya itu loh hahaha, Ngeri Gan! :v

Tapi saya bilang ya ambil saja. Sebab menurut pengalaman saya yang sudah TERUJI BERKALI KALI yaitu:

'Membahagiakan Pasangan dan Keluarga itu Menarik Rezeki'

Inilah 'Pesugihan Halal' biar rezeki atau biar lebih gampang,sebut saja uang (soalnya rezeki bukan cuman uang) kita bisa nambah banyak. 

Sudah TERBUKTI BERKALI KALI dan Benar Benar PROVEN!

Tapi kali ini benar benar mengerikan. Apa yang terjadi selanjutnya benar benar mengejutkan saya dan istri.

Setelah diputuskan untuk mengambil baju yang 'lumanyun' itu, istri saya merasa nggak enak hati. Ia merasa kalau baju itu terlalu mahal. 

BTW, istri saya adalah orang yang sederhana dan jarang minta yang aneh aneh. Itu juga yang jadi sebab saya memilih dia dulu, yang matre langsung tendang saja hahaha :D

Tapi saya merasa kalau ia jarang minta yang mahal mahal, jadi tak ada salahnya sesekali memberi yang keren dan OK. Lagian seperti keyakinan saya yang sudah terbukti berkali kali tadi kalau:

'Membahagiakan Pasangan dan Keluarga itu Mendatangkan Rezeki'

Ya sudah, SIKAT saja. Toh ntar duitnya bakalan balik lagi kok :D

Tapi istri saya dengan pengertiannya merasa nggak enak hati. ia merasa menyusahkan saya karena harga dari pakaian itu yang menurutnya sendiri lumayan tinggi. 

Padahal sayanya juga nggak ada masalah, karena menurut saya, bahkan istri saya pantas dapat yang lebih keren lagi.

Karena merasa nggak enak hati minta dibelikan yang lumayan itu, ia langsung mendoakan saya agar diberikan rezeki yang MELIMPAH dan saya nggak tau kalau dia langsung mendoakan saya beberapa saat setelah deal beli pakaiannya terjadi.

Saat saya ngecek WA, saya TERKEJUT karena isinya begini:

'Mas, saya sudah transfer, tolong dicek ya'

Dan setelah saya cek, wah emang bener dan nilai transferannya 5 KALI LIPAT dibanding harga pakaian tadi! :D

'WAW!' saya terkejut dan tak menyangka kalau 'balasan' nya bisa datang secepat ini. 

Cuman dalam hitungan menit! :D

Banyak kejadian sebelum ini sebenarnya yang menegaskan bahwa prinsip diatas itu sangat efektif, tapi yang ini kok cepat sekali ya. Diduga kuat karena istri saya langsung mendoakan dan alhamdulillaah, juga Langsung Terijabah, dengan izinNya :)

Maka, kembali pada prinsip Hukum Berbagi bahwa setiap apa yang kita berikan pada orang lain dengan niat yang ikhlas (nggak ngarep balasan atas sedekah atau pemberian didunia tapi diakhirat saja atas kehendakNya) maka semua itu akan kembali pada dirinya.

Seringkali, jumlahnya lebih atau berlipat lipat dibanding apa yang sudah diberikan. Yes, saya saksi hidup kebenaran ini jadi ya saya percaya banget lah :D

Banyak orang (termasuk saya dulu) sangat dermawan dengan orang lain tapi belum suka berbagi pada orang terdekatnya sendiri. 

Padahal, diantara rahasia kebahagiaan dan keberlimpahan serta dimudahkannya kita dititipi rezeki dan keberuntungan adalah kalau kita dengan orang terdekat kita itu akur dan sama sama saling membahagiakan.

Sejak adik saya meninggal, persepsi saya YANG DULUNYA SANGAT MIKIRIN DIRI SENDIRI DOANG, perlahan berubah jadi lebih memperhatikan keluarga terdekat saya sendiri dan saat saya melakukannya, hidup saya jadi jauh banget berubah. 

Entah itu dalam kekuatan mental, kualitas hidup dan tentu saja yang jadi ukuran banyak orang yaitu Finansial (walaupun yang ini bukan jadi alat ukur tertinggi disisiNya).

Jangan sibuk dengan membahagiakan orang lain sementara istri sendiri dianggap seperti pembantu, keluarga sendiri dianggap pengacau dan pengganggu. 

Sebab Allah itu sering menitipkan rezeki dengan sebab bahagianya hati mereka, dengan sebab bersuka citanya diri mereka.

Dan para pembelajar kehidupan secara mendalam manapun tau kalau:

'RASA BAHAGIA itu menarik Keberlimpahan dan Kebahagiaan yang LEBIH BANYAK lagi'

Dan dalam banyak kasus saya mengamati bahwa, orang orang yang selalu bertengkar dengan pasangan dan keluarganya sendiri itu, banyak juga yang menderita kemiskinan dan jadi banyak orang yang tidak suka. 

Aliran rezeki jadi mampet dan berbagai kesialan seolah ngantri untuk mendatangi :)

Beberapa strategi dibawah ini mungkin bisa membantu anda untuk segera mulai sekarang:

1. Beri Istri Uang diluar belanja bulanan. 

Bukan untuk makan dan segala yang rutin tapi dana khusus untuk dirinya sendiri having fun dan belanja apapun yang dia mau. 

Diskusikan berapa jumlah yang diinginkan dan sepakati dalam hitungan per bulan.

2. Kalau Anak atau keluarga anda minta sesuatu (yang positif dan halal tentunya), kalau tidak mengganggu kondisi keuangan anda secara mepet ya kasi saja.

Mereka akan sangat berbahagia dan anehnya, nanti ada saja kejadian yang akan mengembalikan uang yang sudah diberikan, bahkan jadi berlipat lipat. Setidaknya menurut pengalaman saya :)

3. Juga Usahakan Sering BERBAGI dengan keluarga dekat seperti Mertua dan adik adik anda. 

Berikan yang anda bisa, usahakan sesering mungkin kasi hadiah walaupun cuman Es Cendol doang. 

Ingat, semua kebaikan itu berbalas, asal anda jangan memikirkannya lagi. Niatkan untuk deposito akhirat saja, toh kita juga nggak selamanya disini kan?

4. Kalau belum punya duit, berikan waktu anda, tenaga atau ilmu yang anda punya.

Mungkin memijat istri, mertua, menemani anak bermain, memuji masakannya, memuji penampilannya atau membacakan anak buku buku cerita. 

Dengan izin Allah bisa jadi Allah akan memampukan anda. Selain berbagi baru bisa dengan tenaga dan waktu saja, nanti rezeki yang berupa uang insya Allah akan datang juga sehingga anda bisa berbagi lebih banyak pada keluarga :)

Ya sudah itu saja, nggak usah banyak banyak. Saya sudah ngamalin 'Gitu Doang' dan alhamdulillaah, saya tambah bahagia dan sering dapat rezeki yang tidak disangka sangka, atas izinNya :)

Yang penting LURUSKAN NIATNYA buat akhirat dan kalau pun seolah terlihat belum juga terbalas, anda nggak mundur, sebab senyata nyata kehidupan ya diakhirat sana, bukan disini :)

Pengalaman saya dan banyak orang, semakin ditungguin, semakin nggak dapat balasannya. Daripada nungguin, mending niatnya dilurusin untuk invesment abadi kita. Dan nanti balasannya akan datang sendiri.

Anggap saja bonus dari kemurahanNya :)

Dengan sikap mental seperti ini, insya Allah kita akan lebih sering dikaruniai Rezeki dari berbagai arah. Sebab Allah tau kalau rezeki itu nanti, juga akan dibagikan pada hambaNya yang lain. Sehingga, kita pantas dititipi rezeki yang lebih banyak lagi, insya Allah :)

Kalau ada manfaat dan anda setuju, SILAKAN SHARE SEKARANG YA :)

Semoga yang MEMBAGIKAN ARTIKEL INI, diberi karunia rezeki yang penuh barokah, lagi melimpah ruah tiada terkira, dunia akhirat.

Aamiin..

NB: Beberapa waktu setelahnya alhamdulillaah rezeki terus mengalir atas izinNya, tanpa saya sangka. Teknik ini benar benar MENGERIKAN dan terus menunjukkan hasilnya sejak dulu, insya Allah.

Terima Kasih pada Istri saya Rina AdiLa. Lewat wasilah diri dan lantunan doanya, saya bisa lebih banyak mengalami bahagia, rezeki yang terus mengalir dan menjadi lebih dewasa, alhamdulillaah :)

belajartelepati.comfahmydaulay.blogspot.co.idBB: 5AEF 55B7WA: 082143367469