Sabtu, 21 Mei 2016

MINTA MAAFLAH PADA ANAKMU!

Jalan jalan ke Tasikmalaya beberapa waktu lalu mendatangkan barokah yang bagi saya dan istri yang amat luar biasa. Betapa tidak, saya dan istri mendapatkan banyak sekali pencerahan terutama dalam kehidupan berumah tangga.

Nah, salah satu diantara pencerahan yang dishare oleh Guru saya adalah statement yang sangat MENGERIKAN ini yaitu:

'Saat bertengkar didepan anak, segeralah setelahnya meminta maaf, sebab si anak dengan pikiran polosnya akan menangkap dan menyimpulkan bahwa penyebab dari pertengkaran orang tuanya adalah dia'

AHA!

Terus terang saja saya merasa sangat shock dan terkejut. Mata saya membelalak dan mulut saya menganga, pertanda saya baru saja mendapatkan sesuatu yang BENAR BENAR BARU dan MENGEJUTKAN!

Tak disangka, bahkan hal sepele begitu saja bisa menimbulkan perasaan luka dan bersalah pada anak anak berdosa sejak kecilnya, hanya gara gara urusan 'remeh' seperti bertengkar didepan anak anak.

Tentu saja efeknya tak sampai disitu. Anak yang tumbuh dengan perasaan bersalah akan tumbuh dengan labil. Biasanya, kalau tak jadi anak yang suka marah dan menyerang, ia akan jadi anak yang pemalu dan nggak pede luar biasa.

Yeah, hanya gara gara berdebat atau bertengkar didepan anak doang saudara! Itu bisa berpotensi menghancurkan masa depan anak kesayangan kita!

Tanpa kita sadari..

Memahami hal tersebut, saya dan istri saat pulang ke Pekalongan, segera meminta maaf pada Aysha alias Si Kunut, karena bisa jadi, secara tak sengaja ia menyimpan memori pertengkaran atau perdebatan kami yang kadang terjadi, lalu ia menyalahkan dirinya sendiri, unconsciously.

Apa yang terjadi setelah kami meminta maaf sama Kunut lumayan mengejutkan. Beberapa hal yang unik yang terjadi setelahnya adalah:

- Ia jadi lebih suka 'gelendotan' sama saya, padahal sebelumnya jarang banget. Ia juga suka manggil manggil 'Papa, Papaaa..' lebih sering dari sebelumnya.

- Jadi lebih mudah diomongin. So, ketika kami menitipkannya pada Mbahnya, ia nggak rewel sebagaimana yang sering terjadi pada anak lain secara umum.

- Lebih banyak makannya dan jadi lebih cerdas. Kalau yang ini selain mungkin efek dari minta maafnya kami padanya, juga karena ia baru disapih juga hehehe..

Untuk yang ini mungkin istri saya Rina AdiLa yang lebih pas menceritakannya.

INTINYA, SEKALI LAGI:

'Saat bertengkar didepan anak, segeralah setelahnya meminta maaf, sebab si anak dengan pikiran polosnya akan menangkap dan menyimpulkan bahwa penyebab dari pertengkaran orang tuanya adalah dia'

Kalau kita tidak menuruti nasihat yang proven ini, silakan tanggung sendiri akibatnya. Atau, apakah diantara kita sudah ada yang merasakan efek buruknya?

Jika ya, segeralah memohon maaf dan beri penjelasan pada si kecil. Jika tidak, sekarang anda bisa mencegah diri anda melakukannya.

Sebab sebuah negara yang kuat, berasal dari keluarga yang juga kuat. Nggak usah banyak omong pengen mengubah negara atau dunia, kalau keluarga sendiri nggak beres.

Nggak usah banyak mengkritik kebijakan sana sini kalau diri sendiri dan keluarga juga belum juga mau diperbaiki. Mending lakukan pada hal yang terkecil, yang bisa kita kontrol, yang bisa kita kendalikan, yaitu:

DIRI KITA SENDIRI!

Titip salam dari saya untuk anak anda dimanapun berada, semoga tidurnya jadi lebih nyenyak malam ini, sebab anda sudah memohon maaf padanya saat ini juga :)

Semoga bermanfaat dan Salam :)

17 Mei 2016, Kajen, Pekalongan.

Fahmy Arafat Daulay.

NB: Silakan kunjungi juga fahmydaulay.blogspot.co.id, belajartelepati.com dan eftrevo.blogspot.co.id. Siapa tau, anda membutuhkan juga artikel dan informasi yang ada disana :)